Korban Banjir Madiun Butuh Bantuan Mereparasi Alat Elektronik

Alat elektronik milik warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, dijemur setelah terendam banjir, Kamis (14/3 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
16 Maret 2019 11:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Bencana banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memang telah surut. Sejumlah kebutuhan pokok yang dibutuhkan seperti pangan dan sandang para korban banjir telah dipenuhi pemerintah.

"Untuk bantuan seperti bahan makanan dan pakaian sudah penuh. Itu di rumah sudah menumpuk mi instan dan beras juga sudah ada," kata Kasmi, 56, korban banjir warga RT 024/RW 007, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Kamis (14/3/2019).

Kasmi menuturkan salah satu kebutuhan yang dibutuhkan saat ini adalah bantuan untuk mereparasi alat-alat elektronik. Sebab, hampir semua alat elektronik miliknya rusak akibat diterjang banjir yang terjadi pada Rabu (6/3/2019) pekan lalu.

Petani itu menjelaskan alat-alat elektroniknya yang rusak itu seperti televisi, kulkas, dan sound system. "Saya berharap bisa dibantu untuk reparasi barang-barang elektronik ini. Karena saya sudah tidak ada uang untuk memperbaikinya," jelas dia.

Hal senada juga dikatakan Suyono yang juga warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng. Suyono menceritakan banjir bandang yang menerjang rumahnya sepekan lalu telah membuat barang-barang elektroniknya rusak.

"Untuk saat ini bantuan untuk kebutuhan pokok sudah terpenuhi. Kalau bisa dibantu untuk reparasi barang-barang elektronik yang rusak karena banjir," kata dia.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, menyampaikan bantuan akan terus dikirimkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir meski posko penanganan bencana banjir telah ditutup, Selasa (12/3/2019).

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing meminta kepada camat yang wilayahnya dilewati sungai Jeroan untuk bisa memasang di setiap jembatan sungai Jeroan dengan pesan "dilarang membuang sampah di sungai". Selain itu warga diimbau melakukan gerakan penanaman pohon di pinggir sungai.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya