KA Lewat Madiun Terlambat hingga 106 Menit, Ini Sebabnya

Pekerja mengerjakan switchover di jalur kereta api di wilayah Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/3 - 2019). (Istimewa/PT KAI Daops VII Madiun)
14 Maret 2019 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sejumlah kereta api (KA) yang melewati Stasiun Madiun mengalami keterlambatan hingga 106 menit, Kamis (14/3/2019). Keterlambatan perjalanan KA disebabkan sedang dilakukan switchover dan dimulainya operasi jalur ganda di Baron hingga Nganjuk.

Manajer Humas Daops VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan ada sejumlah KA yang mengalami keterlambatan. Untuk lamanya keterlambatan beragam, tapi paling lama sampai 106 menit.

Dia menuturkan keterlambatan KA disebabkan oleh pelaksanaan switchover di Stasiun Nganjuk, Stasiun Sukomoro, dan Stasiun Baron. Pekerjaan switchover telah dilaksanakan mulai Kamis pagi sekitar pukul 06.50 WIB.

"Tadi pengerjaan switchover memang ada keterlambatan terkait persiapan dari tim satker yang ada kendala. Namun, penanganan switchover selama proses pengerjaannya berjalan cukup aman dan selamat," kata dia, Kamis.

Pekerjaan switchover dilakukan serentak di tiga stasiun yaitu Nganjuk, Sukomoro, dan Baron.

Untuk pekerjaan yang dilakukan yaitu pemutusan beberapa jalur dan penutupan jalur lama, penyambungan rel lama ke jalur baru, pengisian batu balas ke jalur baru, pengisian batu balas ke jalur yang baru disambung, dan penginstalan kelistrikan persinyalan dari manual ke sistem elektrik.

"Ini baru segmen 1 yang dikerjakan. Nantinya bertahap pada segmen berikutnya," ujar Ixfan.

Dia menuturkan sejumlah kereta api yang mengalami keterlambatan gara-gara pekerjaan switchover ini antara lain KA Argowilis relasi Surabaya Gubeng-Bandung terlambat 89 menit, KA Singasari relasi Blitar-Pasar Senen terlambat 90 menit, KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta terlambat 63 menit.

Kemudian, KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong terlambat 106 menit, KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng terlambat 89 menit, dan KA Ranggajati relasi Banyuwangi-Cirebon terlambat 57 menit.

"Kami mohon maaf atas keterlambatan itu. Namun kegiatan switchover harus dilakukan karena pada prinsipnya PT KAI Daops VII Madiun mendukung kegiatan tersebut guna tercapainya progtam strategis nasional dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan," terang dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya