Kementan Sanggup Pasok Berapapun Benih Jagung untuk Jatim

Ilustrasi petani jagung. (Harian Jogja/Desi Suryanto)
13 Maret 2019 06:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) siap memasok benih jagung untuk para petani di Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk mengatasi kelangkaan yang dirasa terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Sumarjo Gatot Irianto seusai bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (12/3/2019), mengatakan potensi lahan pertanian Jawa Timur sebesar 1,1 juta hektare di musim hujan ini sangat cocok untuk ditanami jagung.

"Termasuk di wilayah yang kemarin terkena banjir agar segera ditanami jagung," kata dia kepada wartawan.

Sumarjo Gatot Irianto memastikan dalam waktu dekat segera memasok benih jagung yang akan diberikan secara langsung kepada setiap petani di Jatim.

"Berapapun benih jagung yang diminta Jatim akan kami sediakan. Secara persentase produksi jagung di Jatim hitungannya memang surplus. Akan tetapi Jatim menjadi daerah penyangga kebutuhan daerah lain bahkan nasional," ujarnya.

Sumarjo berharap dengan bantuan benih jagung yang diberikan kelak produksinya akan meningkat sehingga harganya ikut naik.

"Imbasnya harga produk ternak juga naik, yang akhirnya menyebabkan inflasi. Maka kita harus jaga agar produksi jagung di Jatim berlebih, tumpah ruah, supaya produk turunannya juga bisa berkembang terus," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menargetkan paling lambat pekan depan benih jagung dari Kementan sudah diterima oleh para petani di Jatim.

"Nanti malam saya akan koordinasikan dengan bupati-bupati dan LMDH se-Jatim supaya sama-sama dapat pemetaan lahan untuk memperoleh data berapa hektare lahan yang bisa ditanami jagung," ujarnya.

Khofifah memaparkan masa tanam jagung hanya 90 hari atau tiga bulan.

"Dengan proses yang cepat seharusnya ke depan stok jagung di Jatim aman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi maupun untuk pakan ternak," ucapnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara