Orang Gila di Madiun Bawa Uang Logam Dalam Karung, Nilainya Sampai Jutaan Rupiah

Uang logam yang dibawa pria yang menderita gangguan jiwa dan ditemukan petugas di TMP Kota Madiun, Jumat (8/3/2019). (Istimewa - Bima Primaga Yudha)
11 Maret 2019 12:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seorang pria yang menderita gangguan jiwa berat ditemukan telantar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun. Anehnya, pria penderita gangguan jiwa ini membawa uang logam yang nilainya mencapai Rp2 juta lebih.

Ketua Madiun Care atau komunitas yang fokus menangani orang dengan gangguan jiwa, Bima Primaga Yudha, mengatakan pria yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan di TMP Kota Madiun, Jumat (8/3/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, ia mendapatkan informasi terkait keberadaan pria tersebut.

Atas informasi itu, Bima kemudian berkoordinasi dengan Satpol PP setempat untuk mengecek keberadaan pria itu. Ternyata benar. Petugas kemudian mengangkut pria yang kira-kira berusia 50 tahun itu ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Madiun.

"Saat membawanya itu, kami membongkar barang bawaan pria itu. Siapa tahu ada benda-benda berbahaya seperti senjata tajam dan narkoba," ujar dia saat dihubungi Madiunpos.com, Senin (11/3/2019).

Dia menaruh curiga pada karung-karung lusuh yang dibawa pria itu karena cukup berat. Setelah dibuka, ternyata karung lusuh tersebut berisi uang logam pecahan Rp500 dan Rp200. Setelah dihitung oleh sukarelawan jumlahnya cukup fantastis, Rp2 juta lebih.

"Ada uang kertasnya tapi sedikit. Yang banyak uang logam pecahan Rp200 dan Rp500. Jumlahnya Rp2 juta lebih," terang dia.

Mendapati isi karung tersebut, ia pun bertanya kepada si orang gila dari mana uang itu dia dapatkan. Namun, orang gangguan jiwa berat tersebut tidak menjawab.

"Sudah saya tanya tapi enggak menjawab. Kami juga sudah tanya nama dan alamat asalnya. Tapi yang bersangkutan juga tidak menjawab," ujar dia.

Bima menyebutkan ciri-ciri pria itu berkumis, pakaian yang dikenakam berwarna merah dan sudah lusuh. Saat ini pria tersebut masih dirawat di rumah singgah milik Dinsos Madiun. Nantinya pria ini akan dirawat sampai sembuh supaya bisa menunjukkan alamat tinggalnya.

Dia berharap bagi masyarakat yang mengenali maupun keluarga yang merasa kehilangan pria tersebut untuk bisa mendatangi petugas.