Puluhan Warga Magetan Tinggalkan Pengungsian Setelah Banjir Surut

Kondisi di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, setelah banjir surut, Sabtu (9/3 - 2019). (Istimewa/BPBD Magetan)
09 Maret 2019 13:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Bencana banjir tidak hanya menerjang Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tetapi juga kabupaten tetangga yakni Magetan. Puluhan warga Magetan sempat mengungsi karena rumah mereka terendam banjir.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, mengatakan bencana banjir menerjang wilayah Magetan dalam beberapa hari terakhir. Banjir disebabkan oleh air hujan yang turun cukup deras di wilayah Magetan.

Selain disebabkan derasnya air hujan yang turun juga meluapnya air di Sungai Bengawan. Daerah yang cukup parah diterjang banjir yaitu di wilayah Kecamatan Kartoharjo tepatnya di dua desa yaitu Desa Ngelang dan Desa Jajar.

"Untuk Sabtu pagi ini, kondisi banjir sudah surut," kata dia saat dihubungi, Sabtu.

Fery menyampaikan ketinggian air di desa tersebut mencapai 70 cm pada Jumat malam. Sehingga puluhan orang yang rumahnya terdampak memilih untuk mengungsi. Untuk jumlah pengungsi di Desa Ngelang sebanyak 56 orang dan seluruhnya sudah pulang.

Sedangkan warga Desa Jajar yang mengungsi ada 15 orang dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Untuk warga Desa Ngelang ada dua warga yang terpaksa belum pulang dan dirawat di puskesmas karena masih sakit. Sedangkan satu warga di Desa Jajar juga belum pulang karena masih mendapatkan perawatan di Puskesmas," jelas dia.

Lebih lanjut, untuk saat ini sebagian besar par pengungsi sudah kembali ke rumah dan membersihkan rumah mereka setelah terendam banjir. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya