Pengungsi Banjir Madiun Kembali ke Rumah, Ini yang Mereka Lakukan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (baju putih) menemui pengungsi banjir di posko pengungsian di Kantor Desa Garon, Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (7/3 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
08 Maret 2019 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebagian besar korban bencana banjir di Kabupaten Madiun telah meninggalkan lokasi pengungsian dan kembali ke rumah mereka, Jumat (8/3/2018) siang. Pengungsi pulang setelah tiga hari berada di pengungsian sejak Rabu (6/3/2019).

Pantauan Madiunpos.com di lokasi pengungsian korban banjir di Kantor Desa Garon sudah ditinggalkan pengungsi. Sedangkan di tempat pengungsian Kantor Kecamatan Balerejo masih ada beberapa warga yang mengungsi.

Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Supriyanto, mengatakan sebagian besar pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing sejak Jumat pagi. Warga berani pulang karena kondisi air sudah surut dan cuaca juga cerah.

"Benar sebagian besar sudah pulang ke rumah. Di posko Kecamatan Balerejo, ada 222 warga yang mengungsi. Hari ini sebagian besar sudah pulang," kata dia.

Supriyanto menuturkan di beberapa titik pengungsian di Kecamatan Balerejo juga sudah tidak ada pengungsi. 

"Mereka sudah kembali ke rumah. Mereka mulai membersihkan rumah dan barang-barang perabotan rumah tangga yang sempat tergenang air banjir," ujar dia.

Pantauan Madiunpos.com di sejumlah desa di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Jumat siang, banjir telah surut. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya