Warga Lansia Menangis Dievakuasi dari Rumah Terdampak Banjir Madiun

Petugas Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga dari rumah mereka yang diterjang banjir, Rabu (6/3 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
06 Maret 2019 14:55 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Tim SAR gabungan mengevakuasi puluhan warga yang masih bertahan di dalam rumah karena diterjang banjir bandang, Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Banjir bandang menerjang wilayah Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu dini hari.

Tim SAR menyelamatkan puluhan warga yang bertahan di rumah mereka. Petugas menyisir perkampungan di Desa Purworejo yang terendam banjir hingga mencapai 2 meter.

Tiga perahu karet diturunkan untuk menyisir kawasan yang banjir tersebut. Belasan sukarelawan dari BPBD, TNI, Polri, dan Majlis Tafsir Alquran (MTA) yang tergabung dalam Tim SAR gabungan itu mulai mengawali penyisiran di rumah-rumah warga.

Dalam proses evakuasi tersebut, petugas mendatangi satu per satu rumah warga yang teridentifikasi ada korban yang masih terdapat di rumah. Warga tersebut kemudian dibawa menggunakan perahu karet dan dibawa ke lokasi yang aman.

Terlihat sejumlah ibu-ibu yang membawa bayi dan sejumlah lansia dibopong petugas. Sejumlah wanita lansia juga terlihat menangis saat berhasil diselamatkan petugas.

Salah satu warga yang dievakuasi, Pariyem. Ia menceritakan saat banjir bandang mulai menerjang, dia membawa bayinya untuk mengungsi di salah satu rumah tetangganya yang berlantai dua. Ia bersama puluhan warga mengungsi di rumah berlantai dua itu.

Namun, ternyata air terus menerus meninggi. "Tadi malam saya bersama orang lainnya berada di rumah tetangga. Saya gak berani keluar rumah karena kondisi air sangat tinggi," ujar dia.

Salah satu anggota Tim SAR gabungan, Sarwito, mengatakan petugas telah mengevakuasi puluhan warga yang bertahan diri di rumahnya maupun rumah tetangga yang dianggap aman. Dia menuturkan ada sejumlah warga yang menolak dievakuasi dan bersikukuh untuk tetap tinggal di rumah mereka.

Namun, setelah dibujuk dengan beragam cara akhirnya warga tersebut mau dievakuasi. "Tadi ada puluhan warga yang dievakuasi. Ada yang bawa bayi, ada yang lansia, tadi juga ada yang kondisinya lumpuh," kata Koordinator SAR MTA Madiun itu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya