Truk Kayu Terguling di Ponorogo, Netizen Pertanyakan Tonase Muatan

Kondisi truk pengangkut kayu yang terguling di Jalan Raya Bungkal-Ngrayun, Ponorogo, Jumat (1/3 - 2019). (Istimewa/Polres Ponorogo)
02 Maret 2019 12:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Truk pengangkut kayu batangan terguling di Jalan Raya Bungkal-Ngrayun, Desa Pelem, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (1/3/2019) sore. Akibat kecelakaan itu, sopir truk mengalami luka-luka dan membuat jalur tersebut sempat tersendat.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan kecelakaan tunggal bermula saat truk pengangkut kayu melaju dari arah Ngrayun dengan kecepatan sedang. Truk yang dikemudikan Sugeng Setiawan itu mengangkut kayu hingga bak truk penuh. 

Sesampainya di lokasi kejadian Jalan Raya Bungkal-Ngrayun Km 23, truk berpapasan dengan mobil dari arah berlawanan dengan kecepatan cukup tinggi. "Karena jaraknya cukup dekat sehingga truk hilang kendali dan miring ke kiri. Hingga akhirnya muatan tumpah di jalan," ujar dia.

Truk berpelat nomor AE 9650 ND terguling di jalan dan sopir truk mengalami luka-luka. Setelah kejadian itu, polisi pun melakukan evakuasi truk dan jalur tersebut bisa normal kembali.

Peristiwa kecelakaan ini pun menjadi perbincangan warganet grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP). Kecelakaan itu tersiar melalui unggahan foto truk pengangkut kayu terguling di Jalan Raya Bungkal-Ngrayun dari akun bernama Jembenk Thok.

Sejumlah warganet mempertanyakan muatan yang diangkut truk tersebut karena diduga melebihi batas tonase.

Akun bernama Tri Ayu Aishwara mempertanyakan apakah truk tersebut kelebihan mauatan atau tidak. "Ngaten niku nopo kelebihan muatan lo.?..nopo dalane sg angel? Mugo slamet kabeh," tulis dia dalam komentar.

"Kelebihan muatan ketoke," tulis akun bernama Radjo Langit.

"Nek muatan kakehan trus kecelakaan mengko bisa dipidana psl 359 KUHAP lo. Mangkane sing ati2 nek nyopir," tulis akun Ripki Putra.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya