KPU Tulungagung Tambah 3 TPS untuk Pemilu 2019, Ini Lokasinya

Ilustrasi simulasi pemilu. (Bisnis/Rachman)
02 Maret 2019 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, bertambah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung memastikan menyediakan tiga TPS khusus guna menampung pemilih tambahan di RSUD dr. Iskak dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas/LP) Klas IIb Tulungagung.

"Penambahan (TPS) ini mengikuti konsentrasi DPT tambahan (DPTb) di Lapas dan rumah sakit," kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (28/2/2019).

Dalam pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April 2019, KPU Tulungagung sebenarnya telah menyediakan 3.766 TPS. Dengan ditambah tiga TPS khusus, jumlahnya kini menjadi 3.769 TPS.

Selama pendataan DPTb yang dilakukan KPU, tercatat 200 lebih penghuni LP asal Tulungagung masuk. "Selain itu, ada sekitar 400 penghuni Lapas lainnya yang berasal dari kabupaten/kota lain. Maka dari itu perlu adanya penambahan dua TPS khusus di Lapas," katanya.

Suprihno menuturkan dalam pendataan DPTb di LP Tulungagung, KPU akan melakukan koordinasi dengan pihak KPU daerah lain di mana warga binaan atau napi berasal.

Koordinasi ini diperlukan, karena untuk pengeluaran surat A5 atau surat pemberitahuan daftar pemilih tambahan dalam negeri Pemilu 2019.

"Nanti kami tetap berkoordinasi antar-KPU, terkait warga yang melakukan pindah memilih," tuturnya.

Suprihno menambahkan, selama dilaksanakan pendataan DPTb melalui posko pelayanan pindah memilih, tercatat ada sekitar 1.565 pemilih yang masuk maupun keluar (pindah memilih).

Dari jumlah tersebut, pemilih yang masuk atau daftar pemilih tambahan (DPTb) sebanyak 832 pemilih. Sedangkan pemilih yang keluar dari Tulungagung ke kota/kabupaten lain sebanyak 733 pemilih.

"Banyak pemilih yang masuk. Pemilih yang masuk ini mayoritas karena tugas belajar di kampus IAIN Tulungagung, maupun bekerja di Tulungagung. Sedangkan jumlah pemilih yang keluar cukup banyak dengan alasan bekerja," katanya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Antara