Pemkab Ponorogo Berangkatkan Umrah Kiai, Marbot, dan Guru Ngaji

Ilustrasi umrah (Setkab.go.id)
23 Februari 2019 11:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali menyelenggarakan program umrah gratis pada tahun 2019. Tahun ini kursi umrah gratis tidak hanya untuk kiai dan marbot, tetapi juga untuk guru mengaji berprestasi.

Program umrah gratis yang digagas Pemkab Ponorogo mulai dilaksanakan sejak tahun 2018. Program ini sebagai wujud visi religius yang diusung pemerintah di Kabupaten Ponorogo.

Plt. Kabag Kesra Sekretaris Daerah Ponorogo, Sumani, mengatakan pada tahun 2019 jumlah peserta umrah gratis ada sebanyak 200 orang. Untuk pelaksanaan program Umrah 1.000 kiai kampung dan marbot ini tidak hanya bisa diikuti kiai maupun marbot.

Namun, pemerintah mengalokasikan 15% dari jumlah kursi untuk guru ngaji berprestasi. "Untuk tahun ini, pesertanya dikembangkan. Jadi ada tambahan untuk peserta yaitu dari guru ngaji yang berprestasi," ujar dia dikutip dari siaran pers Pemkab Ponorogo, Jumat (22/2/2019).

Sumani menyampaikan saat ini pendaftar program umrah gratis untuk kiai, marbot, dan guru ngaji cukup banyak. Seluruh peserta yang mendaftar akan diseleksi oleh panitia dari Pemkab Ponorogo.

“Untuk pendaftaran sudah selesai. Tahapannya adalah pemilihan peserta yang lolos oleh pansel (panitia seleksi) yang terdiri dari MUI, unsur organisasi, Kejaksaan (Negeri Ponorogo), tokoh masyarakat,” ujar Sumani.

Proses seleksi peserta yang lolos program ini akan dilakukan pada pekan ini. Peserta umrah yang lolos tentu yang memenuhi persyaratan.

Untuk peserta yang tidak lolos, ia menyampaikan jangan berkecil hati. Karena program ini akan berlangsung sampai 1.000 peserta sehingga bisa dicoba tahun depan.

Pemkab juga akan segera melelang biro perjalanan umrah yang akan memfasilitasi kegiatan tersebut. Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Ponorogo telah siap untuk kembali menggelar tender untuk jasa perjalanan ini.

Peserta umrah gratis dijadwalkan berangkat ke Tanah suci pada pekan terakhir bulan Maret 2019. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya