Tukang Becak Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa dan Tubuh Membusuk

Warga menyaksikan evakuasi jenazah tukang becak di bekas toko pakaian Mens & Secret Jl. JA. Suprapto No.51, Kelurahan Tamanarum, Kecamatan Ponorogo, Jumat (22/2 - 2019). (Istimewa/Polsek Ponorogo)
22 Februari 2019 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang tukang becak ditemukan tak bernyawa dengan tubuh telah membusuk di bekas toko pakaian Mens & Secret Jl. J.A. Suprapto No. 51, Kelurahan Tamanarum, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (22/2/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

Tukang becak bernama Suwandi, 55, itu diduga telah meninggal dunia sepekan lalu.

Kapolsek Ponorogo, AKP Lilik Sulastri, mengatakan kondisi Suwandi baru diketahui pada hari Jumat pagi. Mujiono, pemilik warung kopi langganan Suwandi, memberitahukan bahwa pria asal Madiun itu sudah tidak ke warung sepekan lalu.

"Biasanya korban ini setiap hari ke warung kopi milik Mujiono. Tapi sudah sepekan ini korban tidak terlihat. Pemilik warung kemudian mencarinya," kata dia.

Lilik Sulastri menyampaikan saat warga mendatangi tempat tinggalnya di bekas toko pakaian Mens & Secret warga menemukan becaknya masih ada di halaman. Saat masuk ke dalam toko, bau busuk langsung tercium dan lalat pun sangat banyak.

Pria yang juga bekerja sebagai juru parkir di swalayan Luwes tersebut ditemukan meninggal di tempat tidur di kamar belakang.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Lilik, Suwandi ini kerap mengeluh sakit perut. Diduga, pria yang hidup sendirian itu meninggal karena sakit.

"Korban meninggal dunia karena sakit. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Diduga sudah tujuh hari meninggalnya," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya