Pemuda Madiun Jadi Kurir Sabu-Sabu Tanpa Bayaran, Cuma Diberi Ini

Borgol (id.gofreedownload.net)
22 Februari 2019 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seorang pemuda yang bekerja sebagai kurir sabu-sabu dibekuk aparat Polres Madiun Kota saat sedang mengantarkan pesanan. Pemuda bernama Eki Pramono itu mengaku baru dua kali mengantarkan barang haram itu kepada konsumen.

Kasubbag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani, mengatakan pemuda berusia 25 tahun itu diperintah tetangganya sebagai kurir sabu-sabu ke sejumlah konsumennya. Untuk mengantarkan sabu-sabu itu, Eki hanya diberi imbalan berupa makan bersama dan nyabu bareng.

"Pelaku ini bertugas sebagai kurir tetangganya yang menjual sabu-sabu. Pelaku ini tidak diberi upah uang. Tetapi makan dan diajak nyabu bersama," kata dia, Rabu (20/2/2019).

Ida menyampaikan Eki Pramono ditangkap polisi pada Senin (4/2/2019) sekitar pukul 23.30 WIB di Jl. Cendrawasih, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Saat itu, Eki hendak mengantar barang haram tersebut ke seorang pembeli yang tidak diketahui identitasnya.

Sesampainya di lokasi, pemuda pengangguran itu langsung dibekuk kepolisian yang telah mengintainya. Polisi menemukan plastik berisi sabu-sabu seberat 0,30 gram yang dipegangnya di tangan kiri. Pelaku tidak bisa mengelak karena barang bukti benar-benar berada di tangannya.

"Kami mendapatkan laporan dari warga. Di Jl. Cendrawasih ini kerap digunakan sebagai tempat transaksi narkoba," ujar Ida.

Dari pengakuan warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo itu, dirinya hanya menjadi kurir. Barang haram seberat 0,30 gram itu dijual dengan harga Rp500.000.

Untuk penjual sabu-sabu yang rumahnya dekat rumah pelaku saat ini sudah kabur melarikan diri. Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap penjual narkoba itu.

"Untuk pelaku saat ini ditahan di Mapolres Madiun Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya