Petani Ponorogo Meninggal di Dasar Sumur Saat Perbaiki Pompa

Petugas mengevakuasi jasad Mispan dari dasar sumur area persawahan Desa Prajegan, Sukorejo, Ponorogo, Kamis (21/2/2019). (Istimewa - Polres Ponorogo)
22 Februari 2019 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang petani asal Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, ditemukan meninggal dunia di sumur di sawahnya, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga pria bernama Mispan itu kelelahan dan menahan sakit.

Kapolsek Sukorejo AKP Harijadi mengatakan seorang petani di Desa Prajegan bernama Mispan ditemukan meninggal dunia di sumur area persawahan desa setempat. Yang pertama kali menemukan jenazah pria berusia 51 tahun itu adalah anaknya Nova Eka Herawati.

Sebelum ditemukan meninggal dunia di sumur, pria itu berpamitan kepada istrinya hendak memperbaiki pompa air di sumur di area persawahan Kamis sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, Mispan tidak kunjung pulang. Lantaran curiga, anaknya, Nova, mencarinya di sawah.

"Nova kaget melihat bapaknya duduk bersandar di dasar sumur dan diduga sudah meninggal dunia," kata Harijadi, Jumat (22/2/2019).

Nova kemudian pulang ke rumah dan memberitahukan kejadian ini kepada keluargannya guna meminta pertolongan warga. Jasad Mispan kemudian dievakuasi dari sumur yang kedalamannya mencapai 7 meter dengan diameter 1,5 meter.

Mispan meninggal dunia diduga karena kelelahan pada saat sedang memperbaiki pompa air di dasar sumur. Apalagi, Mispan tiga hari sebelumnya juga sempat dirawat di Rumah Sakit Darmayu Ponorogo karena mengalami keluhan tidak bisa buang air besar maupun air kecil.

"Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Setelah jasad diidentifikasi selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujar dia.