Usaha Kuliner Jatim Tumbuh 20% Meski Konsumen Kurangi Biaya Jajan

Ilustrasi bisnis kuliner. (wri.org)
19 Februari 2019 08:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Tahun 2018 lalu sektor usaha kulier di Jawa Timur mengalami pertumbuhan hingga lebih dari 20% . Hal itu sejalan dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang kian modern.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Tjahjono Haryono, mengungkapkan meski tahun lalu banyak bermunculan kafe dan restoran di Jatim tetapi tingkat penjualan produk food and beverage (F&B) tidak begitu maksimal alias stagnan.

 “Ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, konsumen mengurangi biaya jajan, misalnya yang biasanya Rp100.000/orang menjadi Rp75.000/orang, kecuali saat momen hari raya keagamaan biasanya meningkat sampai di atas 30%,” jelasnya saat dihubungi Bisnis/JIBI, Senin (18/2/2019).

Dia mengungkapkan kinerja penjualan yang stagnan tersebut bukan disebabkan oleh daya beli masyarakat tetapi karena ada faktor biaya-biaya yang meningkat seperti biaya upah karyawan, bahan bakar minyak, sewa mall dan service charge yang naik.

"Nah biaya-biaya ini akhirnya menggerus margin sehingga terjadi penurunan pendapatan, terutama untuk kafe restoran segmen menengah ke atas," jelasnya.

Dia menambahkan tren pertumbuhan gerai kafe dan restoran tahun lalu pun tidak hanya diisi oleh restoran luar negeri tetapi juga domestik.

Tjahjono melihat potensi industri kuliner ini dianggap masih terbuka lebar sehingga cukup banyak masyarakat yang mulai berkecimpung di dunia usaha kuliner.

 “Terutama usaha kuliner yang menyasar segmen menengah ke bawah, ini dianggap potensial karena pasarnya masih sangat luas, terlebih orang cenderung menurunkan biaya jajannya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, tren pertumbuhan industri kafe dan restoran ke depan kebanyakan bergerak di bidang kopi terutama kopi lifestyle. Begitu juga dengan makanan nusantara akan semakin menghiasi Jawa Timur.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis.com