Gubernur Jatim Khofifah dan Wagub Emil Dardak Janjikan Ini Usai Dilantik

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyapa warga Jatim di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (14/2 - 2019). (Bisnis/Peni Widarti)
14 Februari 2019 21:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Setelah dilantk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Emil Elestianto Dardak, berkomitmen mengakomodasi program-program yang pernah dirumuskan lawan mereka dalam Pilkada, Saifullah Yusul atau Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno, untuk membangun Jawa Timur.

"Saya sampaikan bahwa Gus Ipul dan Mbak Puti dengan besar hati sempat datang ke rumah. Jadi saya sampaikan juga program yang sudah dirumuskan keduanya akan kami akomodir untuk membangun Jawa Timur," kata Khofifah saat melakukan pidato kerakyatan dalam penyambutan Gubernur Jatim 2019-2023 di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (14/2/2019).

Seperti tagline Gus Ipul saat momen Pilkada tahun lalu, kata Khofifah, warga Jatim akan diajak untuk ikut membangun Jatim karena "kabeh sedulur, kabeh makmur".

"Ini sebagai bagian penghormatan kita kepada beliau berdua," imbuhnya.

Khofifah menambahkan dirinya bersama Emil Dardak akan siap berjuang untuk kemakmuran Jatim dan meminta kerja sama warga Jatim untuk saling mendukung.

"Membangun Jatim tidak cukup dengan APBD, tidak cukup dengan layanan, tapi kami butuh kerja sama Forpimda, dan warga sekalian. Saya dan Mas Emil siap berjuang, karena kata Gus Dur setiap yang hidup harus berjuang, setiap yang hidup butuh pengorbanan karena kemerdekaan tidak gratis didapat," tegasnya.

Dalam pidatonya, Khofifah juga berdoa untuk siswa-siswa sekolah agar ke depan dapat melanjutkan sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi agar sebagai penerus bangsa dapat melanjutkan pembangunan Jatim dan Indonesia di masa mendatang.

Khofifah dan Emil telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada Rabu, 13 Februari 2019. Sehari setelahnya, Khofifah dan Emil menggelar pesta penyambutan gubernur dan wakil gubernur baru yang dimulai dari Juanda, melakukan doa bersama 3.000 angota jemaah di Masjid Al Akbar dan doa 99 Kiai di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Siwalankerto.

Seusai melakukan pidato kerakyatan, Kofifah dan Emil Dardak melanjutkan konvoi menggunakan 9 jeep dan 99 sepeda kuno menuju Gedung Grahadi. Konvoi juga disertai dengan atraksi kebudayaan seperti musik patrol, barongsai, Reog Ponorogo, dan drum band.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis.com