Demam Berdarah Telan 2 Korban Jiwa di Magetan

Ilustrasi pengasapan demi mencegah demam berdarah dengue. (Antara)
14 Februari 2019 10:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Dua warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia akibat terjangkit penyakit demam berdarah (DB) selama Januari hingga Februari 2019.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Furiana Kartini, mengatakan sepanjang bulan Januari hingga awal Februari 2019 sudah ada 78 kasus demam berdarah yang ditemukan di wilayahnya dengan dua pasien di antaranya meninggal dunia.

"Sampai dengan kemarin, sudah ada 78 kasus demam berdarah yang meninggal dunia dua. Diperkirakan pasien akan terus bertambah selama musim hujan berlangsung," ujar Furiana Kartini kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).

Guna mengantisipasi semakin banyaknya penderita demam berdarah, Dinkes Magetan dan jajarannya terus menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menjaga kebersihan lingkungan rumah.

Pemberantasan sarang nyamuk dilakukan dengan 3M di lingkungan sekitar tempat tinggal agar terhindar dari gigitan nyamuk penyebar virus penyakit demam berdarah.

Pemkab Magetan juga melibatkan para pelajar untuk memantau dan memberantas jentik nyamuk, terlebih di tempat-tempat penampungan air di sekolah. Di antaranya di toilet dan musala.

Sementara, untuk daerah yang warganya sudah terjangkit demam berdarah, maka Dinas Kesehatan Magetan akan melakukan "fogging" atau pengasapan.

"Adapun fogging dilakukan dengan radius 100 meter dari lokasi warga yang positif tertular penyakit demam berdarah," kata Furiana.

Tujuan fogging adalah untuk membunuh nyamuk dewasa penyebar virus dengue. Sehingga, jumlah warga yang terjangkit demam berdarah tidak bertambah. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya