Ditabrak di Madiun, Sopir Bus Restu Tuntut Ganti Rugi dari PO Cendana

Aparat Polres Madiun Kota membersihkan serpihan kaca di lokasi kecelakaan bus tabrak bus di depan RRI Madiun, Selasa (12/2 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
12 Februari 2019 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Kecelakaan lalu lintas antara bus Cendana dan bus Restu di Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun atau di depan kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun, Selasa (12/2/2019), menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.

Baik bus Cendana yang bernopol AE 7147 UB  maupun bus Restu berpelat nomor N 7064 UG yang terlibat kecelakan itu rusak cukup parah.

Bus Cendana rusak cukup parah di bagian depan bus dengan bemper bus ringsek serta kaca depan pecah. Sedangkan bus Restu ringsek bagian belakang karena diseruduk bus Cendana.

Sopir bus Restu, Juwari, mengatakan busnya mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang. Atas kondisi itu, pihaknya akan menuntut pihak manajemen PO Cendana untuk bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.

Terlebih, kecelakaan itu memang disengaja sopir bus Cendana karena remnya blong. "Kami akan meminta ganti rugi karena itu kan memang disengaja sopir bus Cendana," kata dia kepada wartawan di lokasi kejadian.

Meski demikian, warga Tulungagung tersebut mengungkapkan langkah yang diambil sopir bus Cendana dengan menabrak bagian belakang bus Restu memang sudah tepat. Langkah itu paling minim risiko dibandingkan banting setir ke kanan maupun kiri yang justru akan menimbulkan kerusakan lebih parah.

"Menurut saya sudah tepat. Karena kalau ke kanan itu justru akan menimbulkan banyak korban, kondisi lalu lintas saat itu cukup padat. Rem blong saat mengemudikan bus terkadang memang terjadi. Itu hal wajar," ujar dia.

Meski demikian, ia meminta kepada manajemen bus Cendana untuk mau bertanggung jawab atas peristiwa nahas itu. Setelah kecelakaan terjadi, bus Restu dilarang melanjutkan perjalanan. Sedangkan 50 penumpang bus Restu dialihkan ke bus yang lain untuk sampai tujuan masing-masing.

"Kalau penumpang saya ga ada yang terluka. Mereka saya alihkan ke bus Restu lainnya," ujar Juwari.

Kasus kecelakaan ini ditangani Satlantas Polres Madiun Kota. Kedua sopir bus tersebut saat ini menjalani pemeriksaan. Sedangkan para korban yang berjumlah sepuluh orang langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

Diberitakan sebelumnya, sopir bus Cendana jurusan Madiun-Ponorogo, Totok Riyanto, 33, mengungkap dirinya sengaja menabrak bus Restu untuk menghentikan laju bus Cendana yang mengalami rem blong. 

"Memang sengaja saya tabrakkan ke bus Restu. Itu pilihan yang paling minim risiko. Kalau saya banting ke kanan atau ke kiri pasti banyak korban nyawa. Maka dari itu, saya putuskan untuk menabrakkan saja. Karena remnya memang blong," kata Totok Riyanto.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya