Sopir Bus Cendana Sengaja Tabrak Bus Restu di Madiun, Ini Kronologinya

Bus Cendana jurusan Madiun-Ponorogo ringsek setelah menabrak bus Restu di Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun, Selasa (12/2 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
12 Februari 2019 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sopir bus Cendana jurusan Madiun-Ponorogo, Totok Riyanto, 33, mengungkap kecelakaan lalu lintas di Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun atau di depan kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun merupakan bentuk kesengajaannya. Saat itu, bus yang dikemudikannya memang sengaja ditabrakkan dengan bus Restu jurusan Surabaya-Ponorogo.

Seperti diketahui, kecelakaan lalu lintas antara bus Cendana dengan bus Restu terjadi di depan kantor RR) Madiun, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam kecelakaan itu, sepuluh penumpang bus Cendana mengalami luka-luka.

Kepada wartawan di lokasi kejadian, Totok mengungkapkan saat itu bus berpelat nomor AE 7147 UB yang dikemudikannya sengaja ditabrakkan karena persoalan rem bus yang blong. Sehingga ia mengaku terpaksa menabrakkan busnya ke bagian belakang bus Restu yang ada di depannya.

"Memang sengaja saya tabrakkan ke bus Restu. Itu pilihan yang paling minim risiko. Kalau saya banting ke kanan atau ke kiri pasti banyak korban nyawa. Maka dari itu, saya putuskan untuk menabrakkan saja. Karena remnya memang blong," kata dia.

Totok menutukan saat itu jumlah penumpang yang ikut dalam busnya sebanyak 20 orang. Ia memastikan kondisi bus normal saat berada di Terminal Madiun.

Selanjutnya, saat bus tersebut melaju baru diketahui rem bus sudah blong. Kecepatan bus saat itu sekitar 60 km/jam. Hingga sesampainya di lokasi kejadian, bus Restu berpelat nomor N 7064 UG sedang berhenti karena menurunkan seorang penumpang.

"Melihat bus Restu berhenti. Saat itu juga bus langsung saya tabrakkan ke bagian belakang," ujarnya.

Dalam kecelakaan itu kaca depan bus Cendana hancur. Namun, ia mengaku tidak mengalami luka parah. Sedangkan beberapa penumpang busnya mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Griya Husada Madiun.

Sopir bus Restu, Juwari, menyampaikan saat kejadian terjadi bus memang dalam kondisi berhenti karena menurunkan seorang penumpang. Namun, tiba-tiba dari belakang terdengar suara keras dan terasa mendorong bus.

Saat itu, ia baru menyadari bus yang ditumpangi 50 orang itu ditabrak. "Saya menurunkan penumpang dan hendak melaju lagi. Tapi tiba-tiba di belakang ada dorongan dan ternyata ditabrak," ujar dia.

Dalam kecelakaan itu, sepuluh orang penumpang bus Cendana mengalami luka-luka. Petugas yang datang ke lokasi langsung mengangkut mereka untuk dirawat di rumah sakit. Sedangkan kedua bus dipindah ke pinggir jalan supaya tidak menghalangi arus lalu lintas di jalan tersebut. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya