Pesta Miras Oplosan di Trenggalek Tewaskan 2 Orang, 5 Dirawat di RS

Ilustrasi korban miras (Solopos/Whisnupaksa)
11 Februari 2019 13:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TRENGGALEK -- Aparat Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur, berusaha keras mengungkap kasus meninggalnya dua warga yang diduga mengalami overdosis minuman keras (miras). Kini polisi fokus mengumpulkan barang bukti.

"Barang bukti minuman keras oplosan sudah kami amankan. Untuk keterangan saksi, masih menunggu lima korban ini kondisinya baikan (pulih/sehat)," kata Kasat Narkoba Polres Trenggalek AKP Hariyanto, Senin (11/2/2019).

Sebagai informasi, pesta minuman keras digelar sejumlah pemuda di wilayah Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Mereka diyakini menggelar acara mabuk-mabukan untuk perayaan setelah pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada hari yang sama, Sabtu (9/2/2019) malam.

Dua korban meninggal saat dirawat di Puskesmas Watulimo dan RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Minggu (10/2/2019) kemarin. Sementara lima orang lainnya kini dalam perawatan.

Dari lima orang itu, satu orang korban berada dalam perawatan di IGD RSUD dr. Soedomo dan satu orang lainnya di RSUD dr. Iskak, Tulungagung. Sementara dua lainnya dalam kondisi selamat.

"Lima orang korban belum bisa kita mintai keterangan, seperti HD, yang sekarang dirawat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Kondisinya koma dan matanya rabun," katanya.

Hariyanto menjelaskan minuman keras yang dikonsumsi para pemuda itu diduga produk ilegal. Dia menambahkan minuman keras berlabel itu seperti aslinya meski sejatinya palsu, dan diproduksi maupun dioplos industri rumahan yang tidak mengantongi legalitas usaha.

"Kami belum memastikan minuman keras jenis dan merek apa saja yang dikonsumsi. Tapi yang jelas minumannya sudah dioplos dan memiliki kadar alkohol sangat tinggi," ujarnya.

Hariyanto menambahkan HD yang kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soetomo merupakan saksi kunci. Informasinya, HD inilah yang mengoplos minuman tersebut dan tahu asalnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara