Dishub Kota Madiun Gembok Mobil dan Gembosi Motor karena Parkir Sembarangan

Petugas Dishub Kota Madiun menggembosi ban sepeda motor yang parkir di trotoar Jl. Pahlawan, Kamis (7/2 - 2019). (Istimewa/Pemkot Madiun)
07 Februari 2019 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun menggembok sejumlah mobil yang diparkir di sembarang tempat. Selain mobil, puluhan sepeda motor juga digembosi karena terparkir di lokasi terlarang.

Petugas Dishub Kota Madiun mulai melakukan penindakan terhadap pelanggar aturan parkir ini setelah Peraturan Daerah Kota Madiun Nomor 37 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini mulai diberlakukan pada 1 Februari 2019.

Perda tersebut mengatur terkait sanksi yang akan diberikan kepada pengendara yang seenaknya parkir di tempat-tempat umum.

Kepala Dishub Kota Madiun, Ansar Rasidi, mengatakan pihaknya akan rutin menertibkan kendaraan bermotor yang parkir sembarangan. Sanksi yang akan diberikan berupa penggembokan ban kendaraan roda empat dan penggembosan ban kendaraan roda dua.

"Untuk hari ini penertiban dilakukan di Jl. Jawa, Jl. Pahlawan, Jl. HOS Cokroaminoto, dan Jl. Agus Salim," kata dia seusai melakukan penertiban, Kamis (7/2/2019).

Ansar menuturkan pemilik atau pengendara mobil yang kena sanksi penggembokan harus membayar denda senilai Rp100.000. Setelah denda dibayarkan, gembok ban tersebut bisa dilepaskan. Sedangkan untuk sepeda motor hanya digembosi.

"Kalau sepeda motor memang hanya digembosi. Kalau mobil digembok tidak digembosi. Jadi setelah pemilik mobil membayar denda, gembok dilepas," ujar dia.

Menurutnya, berbagai sanksi diberlakukan supaya masyarakat bisa tertib. Selain itu juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan yang diparkir sembarangan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya