Penjaga Pemancingan Madiun Ditangkap Akibat Curi Uang & HP di Jok Motor

Polisi menunjukkan tersangka kasus pencurian dan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp1 juta di Mapolres Madiun Kota, Kamis (7/2 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
07 Februari 2019 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seorang pria penjaga pemancingan di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ditangkap polisi karena diduga mencuri uang dan handphone (HP) di Lapangan Jiwan Madiun. Pria berinisial MS itu berdalih mencuri untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak.

Kanit Reskrim Polsek Jiwan, Iptu Gunawan, mengatakan peristiwa pencurian itu bermula saat dua wanita yakni SR dan MR, warga Bendo, Magetan, hendak berolahraga di Lapangan Jiwan, Kabupaten Madiun, Minggu (27/1/2019) sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah memarkir sepeda motor, mereka menyimpan tas berisi uang tunai senilai Rp1 juta dan smartphone di dalam jok sepeda motor.

"Saat sedang menyimpan uang tersebut. Tersangka melihatnya dan mulai timbul niat jahat untuk mencuri," kata Gunawan kepada wartawan di Mapolres Madiun Kota, Kamis (7/2/2019).

Seusai berolahraga kedua korban kemudian mendatangi sepeda motor yang terparkir dan melihat joknya sudah terbuka. Saat diteliti, ternyata uang dan smartphone di dalam jok sudah raib.

"Setelah itu, korban melaporkannya ke Polsek Jiwan," ujar dia.

Mengacu laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan memperkirakan pelaku berada di tempat pemancingan di Kecamatan Wungu. Polisi kemudian menuju lokasi dan menangkap tersangka yang saat itu sedang menunggui tempat pemancingan.

"Tersangka ditangkap pada hari yang sama. Setelah mendapatkan laporan itu langsung dilakukan pengejaran dan penangkapan," ujar Gunawan.

Tersangka merupakan residivis kasus yang sama. Tersangka juga mengaku telah tiga kali melakukan tindak pidana pencurian.

Kepada polisi, tersangka yang punya tiga anak mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membiayai sekolah anak-anaknya. MS berdalih penghasilannya sebagai penjaga tempat pemancingan tidak cukup.

Lebih lanjut, Gunawan mengimbau kepada masyarakat yang sedang berolahraga di tempat umum supaya lebih waspada dan mengamankan barang-barangnya. Sehingga tidak memberikan kesempatan orang untuk berbuat kejahatan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya