Lamongan akan Peroleh 20.000 Paket Benih Jagung dan Pupuk

Andi Amran Sulaiman (Bisnis/Nurul Hidayat)
07 Februari 2019 02:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan tahun ini akan memberikan bantuan benih jagung sebanyak dua kali lipat dibandingkan bantuan benih pada tahun 2018 lalu atau sekitar 20.000 paket benih dan pupuk untuk petani Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Andi Amran Sulaiman menjelaskan bantuan tahun ini diperbesar agar produksi jagung ke depan mampu memenuhi kebutuhan peternak ayam di Blitar yang selama ini kekurangan pakan ternak.

"Bantuan tahun ini, berani kalau dikali dua dari jumlah bantuan tahun lalu. Supaya dari Lamongan bisa suplai kebutuhan peternak Blitar," kata Mentan dalam rilis panen raya jagung Lamongan yang diterima Bisnis/JIBI, Rabu (6/2/2019)

Dia mengatakan Blitar sebagai salah satu sentra ternak ayam petelur di Indonesia membutuhkan pakan jagung yang sangat banyak.

Untuk memastikan peternak ayam Blitar bisa mendapatkan pasokan pakan jagung, Amran Sulaimian meminta Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Blitar membuat kesepakatan pembelian jagung melalui Perum Bulog yang berada di tengah untuk mengatur pasokan dan penyerapan jagung.

"Ini model baru, enggak perlu pulang ambil stempel dan kertas, tapi kesepakatan ini tolong masing-masing [kabupaten] dibawa pulang. Ini semua untuk rakyat, bukan untuk tengkulak karena kami tidak ingin dipermainkan," tegas Mentan.

Amran Sulaiman menambahkan selain memberi bantuan benih jagung, Kementan juga menyiapkan sedikitnya 20 unit dryer atau mesin pengering jagung dengan kapasitas 10 ton/8 jam.

Nantinya, dryer ini akan diserahkan melalui Dinas Pertanian dan Bulog sehingga ada kepastian penyerapan jagung petani oleh Bulog untuk disuplai ke Blitar.

Adapun selama 2018, Kementan telah memberikan bantuan petani berupa UPPO (Unit Pengolah Pupuk Organik) sebanyak 17 unit senilai Rp2,5 miliar, dryer UV sebanyak 10 unit senilai Rp1,87 miliar, Rice Milling Unit (RMU) modern sekitar Rp500 juta.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis.com