TNI AU Lakukan Ini Sembari Menunggu Kedatangan 11 Pesawat Sukhoi

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna meresmikan monumen pesawat F-5 Tiger di pos timur Lanud Iswahjudi Magetan, Rabu (6/2 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
07 Februari 2019 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyampaikan proses pengadaan sebelas unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 masih di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).  

TNI AU tengah mempersiapkan infrastruktur untukmenyambut kedatangan pesawat produksi Rusia itu.

Marsekal Yuyu Sutisna menutukan tanda tangan kontrak pengadaan sebelas pesawat Sukhoi telah dilakukan pada Februari tahun lalu. Saat ini proses pengadaan masih di Kemenhan. Sedangkan untuk proses di TNI AU dan Mabes TNI telah selesai.

"Sekarang tinggal di Kementerian Pertahanan. Kan masih banyak permasalahan ataupun proses yang harus ditempuh. Seperti imbal dagang, transfer teknologi," kata dia seusai meresmikan monumen F-5 Tiger di pos timur Lanud Iswahjudi Magetan, Rabu (6/2/2019).

KSAU menginginkan sebelas pesawat Sukhoi itu segera tiba di Indonesia dan memperkuat angkatan udara Indonesia. Rencananya, pesawat Sukhoi ini  ditempatkan di Lanud Iswahjudi.

Sembari menunggu kedatangan pesawat Sukhoi, kata dia, TNI AU saat ini sedang mempersiapkan infrastruktur di Lanud Iswahjudi Magetan. Infrastruktur yang ada saat ini belum mencukupi karena pesawat Sukhoi membutuhkan tempat lebih luas.

"Infrastruktur yang ada saat ini misal selter maupun hanggar tidak cukup digunakan secara langsung. Karena Sukhoi ini besar. Sehingga harus membangun yang baru," jelas dia.

Selter pesawat Sukhoi akan ditempatkan di sebelah barat landasan. Untuk tahun ini diprioritaskan pembangunan apron dan selter. Sedangkan tahun depan baru membangun hanggar. Nantinya saat pesawat Sukhoi telah tiba, infrastruktur penunjang sudah siap semuanya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya