Kunjungi Madiun, Sandiaga Berjanji Kurangi Impor Alat Pertanian

Cawapres nomor 02 Sandiaga Uno berfoto bersama pelajar SMK saat berkunjung di pabrik alat-alat pertanian di Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (6/2 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
06 Februari 2019 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, berjanji akan mengurangi impor alat-alat pertanian. Ia mengaku akan lebih mengedepankan pemanfaatan produk alat-alat pertanian yang diproduksi dalam negeri.

"Ini betul-betul industri yang harus diprioritaskan Prabowo-Sandi ke depan. Karena industri ini banyak menciptakan lapangan pekerjaan. Selain itu, produk ini bisa mensubtitusi impor alat-alat pertanian dari China," kata Sandiaga Uno saat berkunjung ke produsen dan distributor alat mesin pertanian PT Mitra Maharta di Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (6/2/2019).

Sandiaga Uno menuturkan pihaknya akan men-support kegiatan industri di perusahaan perakitan alat-alat pertanian di Madiun. Apalagi, perusahaan itu telah mencetak sekitar 1.200 tenaga kerja untuk memproduksi berbagai mesin alat pertanian.

Selain itu, pabrik yang ada di Kelurahan Mlilir ini juga menjadi jujugan para siswa SMK untuk magang. "Menjual barang itu bukan hanya menjual putus. Tapi nanti dibutuhkan maintenance dan servis," ujar eks wakil gubernur DKI Jakarta itu.

Untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian saat ini perlu memanfaatkan teknologi. Sehingga negara ini bisa berswasembada pangan.

Namun, tambah pasangan Capres Prabowo Subianto, itu yang disayangkan justru alat-alat pertanian justru didatangkan dari luar negeri. Padahal di dalam negeri ada industri yang memproduksi alat-alat pertanian tersebut.

"Jangan dibuka keran impor sebesar-besarnya. Sehingga itu bisa menghantam produk-produk kreasi anak bangsa. Kami berpihak pada pengusaha nasional untuk memperkuat ekonomi kita," jelas Sandiaga Uno.

Pihaknya berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Menurut dia, kalau memang produk dalam negeri kurang bagus harus ada intervensi dari pemerintah, semisal memberikan intensif supaya produk yang dihasilkan bisa sama dengan barang impor.

"Ini merupakan bentuk keberpihakan Prabowo-Sandi. Kita akan kurangi ketergantungan terhadap produk-produk impor," jelas Sandiaga Uno.

Saat melihat pabrik alat-alat pertanian itu, Sandiaga yang tampil dengan gaya kasual disambut dengan teriakan ratusan pelajar SMK yang saat itu sedang magang. Para pelajar ini juga menunjukkan salam dua jari khas tim Prabowo-Sandiaga saat Sandiaga datang.

Sandiaga mengaku takjub dengan sejumlah alat-alat pertanian bermesin yang dibuat di pabrik tersebut. Ia juga mencoba menaiki beberapa mesin alat pertanian yang diberi nama Zaaga itu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya