JKSN Ungkap Dukungan untuk Jokowi di Madura dan Wilayah Tapal Kuda Lemah

Hadiri menyaksikan tarian sufi saat acara Deklarasi Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) Madiun Raya di GOR Wilis Kota Madiun, Selasa (5/2 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
06 Februari 2019 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) akan memaksimalkan gerakan di wilayah Madura dan wilayah tapal kuda Jawa Timur. Hal ini karena peta suara Jokowi-Ma'ruf Amin dinilai masih lemah di dua wilayah tersebut.

Wilayah Madura itu terdiri dari Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Sampang. Sedangkan wilayah tapal kuda yaitu terdiri dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Bondowoso.

"Kami melihat di Madura dan beberapa daerah di tapal kuda, sementara ini kan melihat survei Jokowi lemah di situ," kata Ketua JKSN Pusat, M. Rozikin, kepada wartawan seusai deklarasi JKSN Madiun Raya di GOR Wilis Kota Madiun, Selasa (5/2/2019).

Menurutnya, Jokowi kalah di dua wilayah itu karena ada sebagian tokoh masyarakat yang sudah mendukung capres Prabowo. Selain itu, ada pula pendukung setia Prabowo pada saat Pilpres 2014 silam.

"Karakter masyarakat Madura ini kan kulturnya mengikuti kiai. Kalau tokohnya ke timur ya ikut ke timur. Kalau tokohnya ke barat ya ikut ke barat," jelasnya.

Rozikin Para pengurus JKSN tingkat kecamatan maupun desa akan turun ke bawah untuk mengampanyekan visi misi Jokowi-Ma'ruf.

"Mereka akan melakukan gerakan door to door. Ke jamaah pengajian, tahlilan. Mereka akan menjelaskan tentang pilihan nomor 01," jelas Rozikin.

Selain itu, JKSN juga akan merangkul para kiai dan tokoh masyarakat untuk mendukung paslon nomor 01.

JKSN ini, kata dia, sudah dideklarasikan terutama di provinsi yang jumlah pemilihnya besar seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Inisiator JKSN, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan suara di Jatim ditargetkan mencapai 80% untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Dia mengaku optimistis dengan capaian target tersebut.

"Targetnya 80%. Itu yang mengatakan jamaah hlo. Saya hadir hanya untuk memaksimalkan itu," kata gubernur Jawa Timur terpilih itu. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya