3.000 Warga Lansia di Situbondo Telantar

Ilustrasi warga lansia. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
04 Februari 2019 22:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SITUBONDO -- Jumlah warga lanjut usia (lansia) yang tinggal sebatang kara dan telantar di Kabupaten SItubondo, Jawa Timur, tercatat mencapai sekitar 3.000 orang saat ini.

"Oleh karena itu, tahun ini kami memiliki program pemberian makanan jadi kepada warga lansia tidak potensial dan telantar, dan makanan jadi itu akan diberikan setiap hari," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Lutfi Joko Prihatin, di Situbondo, Senin (4/2/2019).

Dia menambahkan untuk tahap pertama Dinas Sosial akan memberikan bantuan makanan bagi 195 orang lansia tidak potensial tersebar di empat kelurahan, yakni di Kelurahan Dawuhan dan Patokan, Kecamatan Kota Situbondo, serta Kelurahan Mimbaan dan Ardirejo, Kecamatan Panji.

Program pemberian bantuan makanan bagi warga lansia tidak potensial dan telantar, kata dia, memang baru difokuskan di empat kelurahan. Hal itu karena pihaknya menyesuaikan anggaran yang tersedia dan selanjutnya bantuan akan dikembangkan ke daerah lain atau desa-desa lainnya.

"Untuk pertama kalinya Dinas Sosial akan memberikan bantuan makanan bagi lansia tidak potensial dan telantar dan lansia tidak potensial tersebut yaitu warga yang hidup sebatang kara dan hidupnya selama ini menggantungkan bantuan orang lain," paparnya.

Lutfi Joko Prihatin menmbahkan pemberian bantuan makanan kepada warga lansia dan telantar itu akan dimulai bulan April 2019, dan sebanyak 195 lansia tidak potensial akan menerima bantuan makanan setiap hari selama tiga bulan.

"Sampai sekarang kami masih mempersiapkan teknis pengadaan makanan dan sistem pendistribusiannya karena bantuan pemberian makanan akan dilakukan setiap hari selama tiga bulan, bisa saja kami bekerja sama dengan pemilik warung-warung yang ada di sekitar rumah lansia," katanya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara