Rekrut 601 Pengawas TPS, Bawaslu Madiun Siapkan Honor Rp505.000/Orang

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
03 Februari 2019 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun akan merekrut 601 pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Pengawas TPS tersebut akan mengawasi proses pemilihan umum baik Pilpres maupun Pemilu Legislatif di semua TPS.

Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, mengatakan pendaftaran pengawas TPS dibuka tanggal 11-21 Februari 2019. Pendaftaran dilakukan di masing-masing Panwaslu kecamatan. Pengawas TPS yang dibutuhkan sebanyak 601 orang seusai jumlah TPS.

"Mulai Senin besok itu tahapannya sudah pengumuman sampai tanggal 10 Februari," kata Kokok saat dihubungi Madiunpos.com, Minggu (3/2/2019).

Dia menyampaikan syarat yang harus dipenuhi pendaftar yaitu berusia minimal 25 tahun per tanggal 15 April 2019, pendidikan minimal SLTA atau sederajat, dan tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik dalam lima tahun terakhir.

"Tidak boleh terlibat dalam dunia partai politik. Baik sebagai anggota maupun pengurus dalam jangka waktu lima tahun terakhir. Selain itu juga harus sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan dari Puskesmas," kata dia.

Mengenai tugas yang akan diemban, ujar Kokok, para pengawas TPS akan mengawasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Hak yang akan didapat pengawas TPS yaitu honor Rp550.000 per orang.

Honor ini hanya diberikan satu kali selama menjadi pengawas TPS. Masa kerja pengawas TPS yaitu 23 hari sebelum hari H dan tujuh hari setelah hari H pencoblosan.