Kecelakaan Maut Tol Ngawi, Polisi Periksa Sopir Bus dan Truk

Ilustrasi kecelakaan. (Solopos/Whisnu Paksa)
03 Februari 2019 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Aparat Polres Ngawi masih memeriksa sopir bus pariwisata dan tru yang terlibat kecelakaan di Tol Ngawi-Sragen KM 587+400, Minggu (3/2/2019) dini hari.

Kecelakaan itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 16 orang lainnya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Attin Husada Ngawi.

Polisi belum menetapkan tersangka dalam kejadian itu. Dugaan sementara, sopir bus pariwisata berpelat nomor AB 7528 JN, Heri Priyanto, 42, warga Bantul, DIY,  mengantuk sehingga menabrak truk tronton berpelat nomor K 1432 WC yang melaju di depannya. Truk tronton itu dikemudikan Heri Suryanto, 44, warga Gunungkidul, DIY.

Akibat kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia, yakni Joko Heru Handoko, warga Gunungkidul, DIY, dan Bejo Suryono, 29, warga Kulonprogo, DIY. Jenazah keduanya sudah dibawa pulang ke DIY.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Mulyanto, mengatakan saat ini 16 korban yang merupakan penumpang bus pariwisata asal Yogyakarta itu masih menjalani perawatan di RS Attin Husada.

AKP Mulyanto menuturkan dari keterangan sopir bus pariwisata itu, kecelakaan terjadi karena sopir bus mengantuk saat sedang menyetir. Kemudian bus itu pun menabrak truk yang melaju di depannya.

"Kami belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan dua orang ini. Dua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berstatus sebagai saksi," kata dia.

Menurut Mulyanto, saat ini sopir bus dan truk masih dalam kondisi trauma sehingga belum bisa dimintai keterangan secara terperinci. Mengenai kecelakaan di jalan tol ini, dia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk fokus saat mengemudi.

Saat kondisi badan kurang sehat maupun mengantuk lebih baik beristirahat di rest area yang ada di jalur tol. "Kalau mengantuk saya harapkan bisa istirahat di rest area. Jangan dipaksakan. Selain itu, kondisi kendaraan juga harus diperhatikan," ujar Mulyanto.