3 Anak Punk Ponorogo Ditangkap Polisi Gara-Gara Ini

Ilustrasi penganiayaan. (Solopos/Dok)
01 Februari 2019 21:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Aparat Unit Reskrim Polsek Siman, Ponorogo, Jawa Timur, menangkap tiga anak punk yang diduga  menganiaya seorang teman mereka hingga babak belur. Ketiga anak punk yang masih remaja itu kini mendekam di balik jeruji penjara.

Kapolsek Siman, AKP Dwi Agus Cahyono, mengatakan ketiga anak punk yang ditangkap berinisial ADS, 19, warga Desa Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo; MBC, 24, warga Desa Jarak, Kecamatan Siman; dan DT, 21, warga Kelurahan Brotonegoro, Ponorogo. Sedangkan korban yang juga anak punk satu geng mereka berinisial NN, 15, warga Desa Maguhan, Kecamatan Sambit.

"Kejadian penganiayaan ini sudah terjadi sejak Senin [14/1/2019] dan [pelaku] baru berhasil ditangkap petugas pada Kamis (31/1/2019)," kata AKP Dwi Agus Cahyono, Jumat (1/2/2019).

Kapolsek Siman menuturkan kasus penganiayaan ini bermula saat korban dan para pelaku menggelar pesta minum minuman keras (miras) bersama sejumlah anak punk lainnya di teras bengkel di tepi Jalan Raya Siman atau di depan kampung Universitas Darussalam Gontor, Senin, sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat asyik berpesta miras, pelaku ADS yang memang menaruh dendam pribadi dengan korban langsung memukul dan menendangnya. Selanjutnya, pelaku MBC dan DT pun ikut memukul dan menendang korban.

Tidak hanya itu, korban juga dipukul pelaku dengan ban mobil bekas di bagian tubuhnya. Setelah tidak berdaya, korban dibiarkan dan dibantu anak punk lain.

"Jadi pelaku ini punya dendam pribadi dengan korban karena dulu pernah ditinggal korban saat di wilayah Slahung. Setelah kejadian penganiayaan itu, korban kemudian menceritakan ke kakaknya dan kemudian baru dilaporkan ke kepolisian," jelas dia.

Atas laporan itu, petugas kemudian mencari para pelaku dan menangkap mereka pada Kamis lalu di rumah masing-masing. Saat ini ketiga remaja itu masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Siman. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya