DBD Telan 2 Jiwa di Trenggalek, PSN Digencarkan

Ilustrasi pasien DBD. (Solopos/Dok.)
31 Januari 2019 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TRENGGALEK -- Dua warga Kabupate Trenggalek, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia akibat wabah demam berdarah dengue (DBD) selama Bulan Januari 2019.

"Kedua pasien itu berasal dari Kecamatan Pogalan dan Watulimo," kata  Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  Kabupaten Trenggalek Sutikno Slamet di Trenggalek, Rabu (30/1/2019).

Dia menjelaskan total penderita DBD tercatat sebanyak 43 orang di Trenggalek, atau tidak terlalu tinggi jika dibandingkan daerah-daerah lain seperti Tulungagung yang kini telah menembus hingga 250-an penderita.

Meski demikian, Sutikno menegaskan kewaspadaan dan kesiagaan mengantisipasi wabah DBD terus dilakukan di Trenggalek, sebab  tren kasus dalam kurun tiga bulan terakhir terus meningkat.

Dia menjelaskan penanggulangan reaktif untuk mencegah wabah DBD seperti melakukan pengasapan (fogging) di lokasi penyebaran.

Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran melalui nyamuk Aedes Aegypti yang telah dewasa.

Peralatan untuk melakukan fogging mulai dari obat, hingga alat yang digunakan pengasapan telah dimiliki oleh masing-masing puskesmas.

"Tapi, fogging kurang ampuh dalam menanggulangi penyebaran DBD, sebab hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Untuk itu, masyarakat terus menggalakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara mengubur, menutup, dan menguras (3M)," katanya.

Dia mengatakan PSN salah satu cara yang dinilai paling efektif untuk mencegah terjadinya serangan DBD, karena dengan gerakan menutup, menguras dan mengubur barang-barang yang bisa digunakan untuk perkembangbiakan nyamuk maka akan menekan jumlah populasi nyamuk.

"Jadi, dengan kegiatan seperti ini jentik-jentik nyamuk yang ada bisa mati. Selain itu kami juga telah melakukan sosialisasi tentang pembentukan kader jumantik di setiap rumah," katanya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara