3 Kebakaran di Bojonegoro Picu Kerugian Rp316 Juta

Ilustrasi Kebakaran (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
29 Januari 2019 02:00 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO -- Tiga kebakaran bangunan terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, selama awal tahun ini hingga 26 Januari 2019. Ketiga musibah tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka bakar dan kerugian material mencapai Rp316 juta.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno di Bojonegoro, Sabtu (26/1/2019), menjelaskan sebuah rumah dengan ukuran 10X22 meter di Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, milik Rusdi, 65, terbakar, Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB.

Kebakaran diduga disebabkan hubungan arus pendek listrik PLN di rumah setempat. "Kebakaran berhasil dipadamkan dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dilengkapi 12 personel. Tapi rumah korban bagian tengah dan dapur habis terbakar dengan perkiraan kerugian Rp25 juta," ucapnya.

Dia menjelaskan sebelumnya pada 2 Januari lalu sebuah rumah milik Rohmad, di Desa Samberan, Kecamatan Kanor,B ojonegoro,  juga terbakar dengan kerugian mencapai Rp20 juta.

Dia menerangkan penyebab kebakaran di rumah yang juga dimanfaatkan sebagai warung itu, disebabkan bahan bakar minyak (BBM) menjalar ke tungku perapian.

Ketika itu, beber Sukirno, Rohmad mengisi botol dengan BBM pertalite menggunakan selang, kemudian ditinggal ke sawah. Akibatnya, BBM dibotol yang sudah penuh meluber menjalar ke perapian hingga akhirnya membakar rumahnya.

Selain itu, tambah dia, sebuah rumah yang juga dimanfaatkan untuk berjualan bakso milik Sunarto, 39, di Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, juga terbakar dengan kerugian Rp15 juta, pada 5 Januari 2019.

"Rumah yang juga digunakan untuk warung bakso itu terbakar karena elpiji yang ditinggal pemiliknya menyambar bangunan rumah yang dimanfaatkan berjualan," ucapnya.

Sukirno menguraikan kebakaran yang menimbulkan kerugian terbesar dengan jumlah mencapai Rp256 juta yaitu kebakaran bengkel milik Pamuji, 50, di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, pada 6 Januari 2019.

Bengkel tersebut terbakar, disebabkan percikan api dari diesel yang akan dinyalakan, lalu menyambar bahan bakar di dekatnya.

Dalam kejadian kebakaran itu, api membakar bengkel termasuk berbagai peralatan bengkel, serta satu unit truk Fuso Nomor Pol BH 8078 NU, dan tujuh unit sepeda motor.

"Api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan empat unit mobil damkar didukung 12 personel. Dalam kejadian kebakaran itu ada satu warga menderita luka bakar," ucapnya. 

Dia menjelaskan karena sudah memasuki musim hujan selama Januari tidak ada kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Masuk musim hujan biasanya kejadian kebakaran bukan karhutla, tapi kebakaran yang terjadi di permukiman juga bangunan lainnya," ucapnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara