Lanud Iswahjudi Kirim 3 Jet Tempur ke Kupang, Untuk Apa?

Tiga pesawat T-50i Golden Eagle dari Skaron Udara 15 Lanud Iswahjudi terbang menuju Lanud Eltari Kupang melaksanakan operasi Operasi Lintas Panah, Jumat (25/1 - 2019). (Istimewa/Lanud Iswahjudi)
27 Januari 2019 03:00 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Tiga jet tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Pangkalan Udara Iswahjudi (Lanud Iswahjudi) Magetan dikerahkan dalam Operasi Lintas Panah di Lanud Eltari Kupang. Operasi dengan misi keamanan ini akan berlangsung mulai tanggal 27 Januari hingga 7 Februari 2019.

Tiga pesawat tempur dari Lanud Iswahjudi ini akan menjalani operasi di Kupang dengan komando langsung dari Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Hendra Supriyadi.

Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra mengatakan ada tiga pesawat tempur T-50i yang diberangkatkan ke Kupang untuk mengikuti Operasi Lintas Panah.

Ketiga pesawat tempur itu dipiloti Lettu Pnb Hendra Supriyadi bersama Kapten Pnb Febri dengan pesawat bernomor TT-5002, Lettu Pnb Yerick dengan pesawat bernomor TT-5015, dan Mayor Pnb Yudistira bersama Lettu Pnb Agung dengan pesawat bernomor TT-5014.

"Mereka sudah take off pada Jumat (25/1/2019) pukul 07.00 WIB. Sampai Bandara Internasional Lombok pada pukul 11.06 Wita. Dan dilanjut menuju ke Lanud Eltari pukul 13.05 Wita," kata dia kepada wartawan, Sabtu (26/1/2019).

Danlanud Iswahjudi menyampaikan ketiga pesawat tempur dilepas pada Jumat kemarin dengan didampingi Komandan Wing 3 Kolonel Pnb M. Satriyo Utomo dan pejabat Lanud Iswahjudi lainnya.

Terkait tujuan operasi ini, Danlanud menyampaikan untuk meningkatkan pengamanan di wilayah Indonesia bagian timur tertutama yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Keberadaan pesawat T-50i Golden Eagle ini juga untuk menambah semangat bagi pasukan yang berada di Koopsau III.

Selain melaksanakan misi operasi Lintas Panah ini, para penerbang dari Lanud Iswahjudi juga akan melaksanakan latihan jelajah medan.

"Misi ini akan berlangsung selama dua pekan mulai tanggal 27 Januari hingga 7 Februari. Dalam misi ini juga melibatkan para penerbang dari Skadron Udara 15 dan didukung peaawat C-130 Herkules dari Lanud Abdurahman Saleh," ujarnya.