Wisatawan Bisa Foto Bareng Cangkir Jumbo di Watu Rumpuk Madiun

Pengunjung berfoto di cangkir jumbo yang menjadi salah satu spot foto ikonik di kawasan wisata Watu Rumpuk, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (18/1 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
20 Januari 2019 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Masyarakat Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memanfaatkan kawasan hutan yang ada di wilayahnya dengan menatanya untuk kebutuhan wisata. Wisata Alam Watu Rumpuk namanya.

Wisata alam ini berada di kaki Gunung Wilis yang masuk wilayah Kabupaten Madiun. Lokasi wisata Watu Rumpuk ini memiliki jarak sekitar 50 km dari Kota Madiun.

Akses jalan menuju ke lokasi wisata ini cukup baik. Namun, ada beberapa titik jalan yang rusak dan sempit. Sehingga saat ada dua mobil yang berlawanan, harus ada yang mengalah supaya bisa tetap melaju.

Karena lokasi wisata yang berada di pucuk bukit dan papan petunjuk jalan yang minim. Khususnya untuk wisatawan dari luar kota jangan ragu-ragu untuk bertanya kepada warga sekitar supaya tidak salah jalan. Apalagi jalanan menuju lokasi penuh dengan tanjakan.

Saat akan tiba di lokasi wisata, sepanjang mata memandang akan melihat pohon-pohon durian yang menjulang tinggi di kanan dan kiri jalan. Pada saat musim durian seperti sekarang, pengunjung akan melihat buah durian yang bergelantungan di pohon. Terkadang semerbak bau buah durian ini juga bisa tercium.

Di sepanjang perjalanan ini, mata pengunjung juga akan dimanjakan dengan rindangnya hutan di kaki Gunung Wilis dan sawah yang membentang hijau.

Untuk masuk ke wana wisata ini, setiap pengunjung harus membayar tiket Rp5.000/orang dan parkir kendaraan Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Pada saat sepi, pengunjung bisa leluasa memarkirkan kendaraannya di dalam kawasan lokasi. Tetapi, saat sedang ramai kendaraan yang parkir bisa berderet di luar lokasi wisata.

Memasuki kawasan wisata, pengunjung akan langsung disuguhi dengan taman yang ditata berbentuk love di salah satu bukit yang ikonik di Watu Rumpuk. Di taman yang penuh bunga itu pengunjung bisa berfoto dan mengabadikan keindahan taman.

Jalan ke utara sedikit, pengunjung akan menemukan spot foto ikonik lainnya yaitu berupa cangkir raksasa. Replika cangkir yang dibuat dengan ukuran jumbo itu sengaja dibuat untuk tempat berfoto dan selfie. Replika cangkir beserta lepek raksasa ini ditempatkan di ujung bukit dan menjorok ke jurang.

Replika Cangkir

Dengan pemandangan hutan kawasan Gunung Wilis yang menjadi background, terlihat sejumlah pengunjung pun antre untuk berfoto di replika cangkir ini, Jumat (18/1/2019).

Geser sedikit ke timur, pengunjung juga bisa berfoto di booth berupa sepeda motor trail yang telah disediakan pengelola. Sepeda motor trail itu memang sengaja dipasang di atas tumpukan batu dan digunakan untuk berfoto pengunjung. Namun, pengunjung harus berhati-hati.

Selain tiga spot selfie ikonik itu, pengelola juga menyiapkan beberapa spot selfie lain yang juga bisa dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan momen liburan. Setelah puas berfoto selfie, pengunjung bisa bersantai di taman-taman yang disediakan.

Pada saat musim durian seperti sekarang, pengunjung juga bisa melihat buah durian kebun buah durian yang ada di Watu Rumpuk. Pengunjung bisa menikmati buah durian di bawah rindangnya hutan Gunung Wilis.

Wakil Ketua Pokdarwis Panorama Wilis Desa Mendak, Parlan, 40, menyampaikan selain spot selfie ikonik itu, ada sejumlah wahana yang bisa dinikmati pengunjung. Seperti sepeda udara dan flying fox.

Luas wana wisata Watu Rumpuk Madiun sekitar 3 hektare. Tempat wisata ini baru dibuka awal 2018. Masyarakat setempat pun secara inisiatif menyulap kawasan hutan ini menjadi tempat wisata baru yang cukup cantik.

"Saat ini kan selfie di lokasi wisata yang indah kan ngetren. Kemudian kami melihat ada potensi yang bisa dikembangkan di kawasan hutan Desa Mendak. Akhirnya, tempat ini pun disulap menjadi lokasi wisata," kata dia saat berbincang dengan Madiunpos.com, Jumat.

Meski terbilang baru, tempat wisata ini cukup digemari masyarakat. Saat hari aktif, pengunjung yang datang untuk menikmati Watu Rumpuk ada sekitar 100 orang per hari. Pengunjung semakin meningkat berkali-kali lipat pada saat akhir pekan yang mencapai 2.000 orang.

"Pada saat tahun baru kemarin pengunjungnya mencapai 5.000 orang. Kawasan wisata ini cukup diminati masyarakat," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya