Panen Raya Durian di Mendak Madiun Januari-Maret 2019

Buah durian. (shanghaiist.com)
20 Januari 2019 12:00 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dikenal sebagai kampung durian. Di desa ini ada ribuan pohon durian yang ditanam masyarakat.

Pantauan Madiunpos.com di Desa Mendak, Jumat (18/1/2019), pohon-pohon durian menjulang tinggi. Terlihat ratusan butir durian menggelantung di pohon durian.

Kepala Desa Mendak, Nur Kholifah, mengatakan di Desa Mendak tercatat ada sekitar 2.000 pohon durian. Rata-rata di setiap rumah warga ada pohon durian dari puluhan hingga seratusan pohon.

Nur Kholifah menuturkan saat ini buah durian di Desa Mendak sudah banyak yang berbuah dan matang. Namun, untuk puncak panen durian akan terjadi pada bulan Februari dan Maret mendatang.

"Ini sudah mulai panen. Tapi puncak panen nanti pada bulan Februari dan Maret. Pengunjung bisa datang bulan itu untuk menikmati buah durian khas Desa Mendak," jelas dia saat berbincang dengan Madiunpos.com.

Untuk satu pohon durian, bisa berbuah antara 30 sampai 50 butir. Dia menyampaikan rasa durian Desa Mendak manis dan pahit serta dagingnya tebal.

Nur Kholifah menyampaikan hasil panen durian tahun ini tidak sebaik hasil panen tahun sebelumnya. Tahun ini ada sebagian durian yang rusak karena diserang hama, sehingga daging durian membusuk.

"Kalau secara kuantitas hampir sama seperti tahun sebelumnya. Tapi hasil panen tahun ini agak kurang baik," ujarnya.

Untuk harga durian Desa Mendak dijual antara Rp25.000/butir sampai Rp50.000/butir. Tergantung besar kecilnya ukuran durian.

Durian Desa Mendak ini banyak diambil tengkulak dan dijual kembali di wilayah Pagotan dan Kota Madiun serta daerah sekitar Madiun. Namun, untuk saat ini sebagian warga Desa Mendak lebih memilih menjual hasil panennya secara mandiri di depan rumah mereka.

"Saat ini warga juga menjual sendiri durian hasil panennya. Itu malah lebih memberikan keuntungan lebih banyak," kata Nur. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya