Pelabuhan Feri Situbondo Ditutup Akibat Cuaca Buruk di Selat Madura

Ilustrasi gelombang tinggi. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)
18 Januari 2019 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SITUBONDO -- Angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Feri Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menuju beberapa Kepulauan di Madura ditutup.

"Kami mendapatkan surat pemberitahuan dari BMKG sejak Kamis (17/1/2019) kemarin hingga hari ini agar aktivitas penyeberangan tidak boleh beroperasi atau ditutup karena berdasarkan dari pemberitahuan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika cuaca buruk diperkirakan terjadi di Selat Madura," ujar Petugas UPT Pelabuhan Feri Jangkar, Kabupaten Situbondo, Tri Wahyono, di Situbondo, Jumat (18/1/2019).

Dia menambahkan pelabuhan penyeberangan kapal feri dari Jangkar menuju Pulau Raas, Sapudi, dan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, ditutup terhitung sejak Kamis kemarin hingga waktu yang masih belum ditentukan.

Menurut Tri Wahyono, peringatan tidak beroperasinya kapal feri dari Jangkar ke tiga pulau di Madura guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan karena gelombang di Selat Madura sudah mencapai satu hingga dua meter.

"Kalau gelombangnya satu meter hingga dua meter, dan yang paling mengkhawatirkan itu hujan yang disertai angin kencang," ucapnya.

Feri menguraikan jika pada hari Sabtu (19/1/2019) besok cuaca sudah membaik mungkin saja kapal feri akan kembali beroperasi dan sebaliknya jika tidak memungkinkan bisa menunggu prakiraan cuaca dari BMKG.

"Memang pada hari ini sempat ada beberapa penumpang kapal feri tujuan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, datang ke sini, namun mereka setelah dijelaskan kapal feri tidak beroperasi menggunakan jalur darat lewat Surabaya," paparnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 

Sumber : Antara