Ditinggal Salat, Rumah Pensiunan PNS di Ngawi Terbakar

Kondisi salah satu ruangan di rumah milik Santoso yang terbakar Selasa (15/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. (Istimewa - Polres Ngawi)
16 Januari 2019 09:40 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI - Rumah milik seorang pensiunan PNS di RT 007/RW 002, Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, ludes terbakar, Selasa (15/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Diduga kebakaran rumah ini disebabkan adanya korsleting listrik di rumah tersebut.

"Benar tadi sore kebakaran membakar rumah milik Santoso, 61, yang merupakan warga Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi," kata Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono.

Eko menuturkan saat itu Santoso sedang menyalakan televisi di rumahnya sekitar pukul 15.30 WIB. Beberapa saat setelah stopkontak ditancapkan terjadi korsleting listrik dan terjadi percikan api di dalam televisi.

Setelah melihat percikan api itu, stopkontak yang menghubungkan ke TV langsung dicabut. Santoso pun melihat kepulan asap dari dalam TV. Namun, pria lansia itu tidak menghiraukannya.

"Saat itu terdengar suara azan Ashar. Santoso kemudian langsung bergegas menuju musala yang jaraknya sekitar 150 meter dari rumahnya untuk melaksanakan salat," jelas dia.

Selang beberapa menit kemudian, api membesar dan asap mengebul dari ruangan tempat televisi. Hal itu diketahui oleh cucunya, Raffi.

Saat Raffi melaporkan kejadian itu kepada kakeknya yang sedang salat di musala, api sudah membesar dan membakar rumah tersebut. Warga sekitar kemudian menolong untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Warga juga membantu mengevakuasi barang-barang yang masih ada di dalam rumah.

Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran Ngawi. Dari hasil penyelidikan, kebakaran ini dikarenakan ada korsleting listrik saat menyalakan televisi.

"Kerugian material dari kebakaran tersebut mencapai Rp60 juta," terang dia.