Kabar Gembira, Urus Paspor di Imigrasi Blitar Sehari Selesai!

Ilustrasi paspor. (wikipedia.org)
15 Januari 2019 06:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BLITAR -- Kabar gembira bagi Anda warga Blitar dan sekitarnya yang akan bepergian ke luar negeri. Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar kini mempersingkat layanan pembuatan paspor dari sebelumnya memerlukan waktu sekitar tiga hari menjadi sehari selesai.

Selain perbaikan fasilitas layanan pospor, Imigrasi Blitar juga akan memperbaiki layanan lain yakni ruang tunggu pelayanan yang dibangun selevel seperti di bandar udara, hingga perbaikan toilet. Dengan fasilitas itu, masyarakat diharapkan merasa lebih nyaman dalam mengurus paspor di kantor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar Muhammad Akram di Blitar, Senin (14/1/2019), mengatakan peningkatan kualitas layanan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih melayani (ZI-WBBM).

Ia menambahkan Imigrasi Blitar juga akan memberikan voice note kepada warga asing yang terdata. Mereka akan mendapatkan pesan singkat yang isinya pemberitahuan yang dikirimkan 14 hari sebelum masa izin tinggal mereka selesai.

"Nanti untuk pelayanan orang asing 14 hari sebelum izin tingggal habis akan kami kiriman voice note. Ini upaya mencegah jangan sampai orang asing overstay," kata Muhammad AKram.

Sebelumnya, Imigrasi Blitar telah mendapatkan predikat wilayah bebas korupdi dan ZI-WBBM merupakan tahapan berikutnya yang lebih tinggi.

Berdasarkan evaluasi selama 2018, jumlah warga yang mengajukan paspor ke Kantor Imigrasi Blitar mengalami kenaikan. Pada 2018, jumlah penerbitan paspor hingga 25.939 lembar, naik hingga 6.349 lembar dibanding tahun sebelumnya.

Akram mengatakan untuk menunjang beberapa perbaikan layanan di Imigrasi Blitar tersebut, pihaknya sudah melakukan penambahan sumber daya manusia (SDM) hingga penambahan media untuk cetak paspor. Berbagai pelayanan itu dimulai pada 2019.

Imigrasi Blitar juga terus melakukan perbaikan pelayanan termasuk intensif melakukan sosialisasi ke warga terkait dengan keimigrasian, peningkatan kualitas pelayanan, pendaftaran orang asing, aplikasi izin tinggal lewat dalam jaringan hingga tentang kewarganegaraan.

Pihaknya berharap dengan berbagai program yang telah dibuat, pelayanan ke depan akan lebih baik lagi dan masyarakat akan lebih dimudahkan. Selain itu, pelayanan lewat daring juga dilakukan demi mencegah terjadinya praktik calo. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara