Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Mengintai Warga Madiun

Ilustrasi Angin Ribut (Solopos/Whisnupaksa)
12 Januari 2019 18:30 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN --Warga Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dimintas terus mewaspadai hujan deras dan angin kencang yang intens terjadi seiring memasuki puncak musim hujan di awal tahun 2019.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Supriyanto, mengatakan hujan diprediksi masih terus mengguyur dalam beberapa hari ke depan. Selain hujan, juga perlu diwaspadai potensi angin puting beliung.

"Terutama di wilayah rawan seperti Kecamatan Saradan, Pilangkenceng, Kare, Gemarang, dan Dolopo. Warga yang rumahnya dekat pepohonan besar perlu waspada," ujarnya di Madiun, Jumat (11/1/2019).

Supriyanto menerangkan hujan yang terjadi pada Rabu (9/1/2019) dan Kamis (10/11/2019) telah mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Madiun.

"Paling parah terjadi di Kare dan Dolopo. Ada beberapa pohon yang tumbang sampai mengganggu akses jalan, bahkan ada yang menimpa bangunan rumah warga, tapi semua sudah tertangani," kata dia.

Untuk diketahui, pohon tumbang menimpa rumah Sriyatun, warga Dusun Gembung, Desa Kepel, Kecamatan Kare. Rumah yang selama ini ditinggali bersama cucunya tertimpa pohon cengkih, bersamaan dengan hujan disertai angin kencang yang melanda desa setempat, Kamis lalu.

Sriyatun dan cucunya berhasil menyelamatkan diri, kendati sebagian atap rumahnya rusak akibat tertimpa pohon tersebut. "Untungnya, saya dan cucu segera lari keluar. Pohon tumbang itu mengenai atap dan merusak bangunan rumah," kata Sriyatun.

Kepala Desa Kepel Sungkono mengatakan kejadian serupa juga menimpa rumah milik Waji, warga lainnya. Bangunan dapur pria itu berantakan akibat tertimpa pohon tepat di samping rumah.

"Hujan deras dan angin kencang menyebabkan banyak pohon di samping rumah yang tumbang. Akibatnya, ada yang mengenai dapur. Untung tidak sampai melukai keluarga saya," kata Waji.

Selain hujan deras yang disertai angin kencang, BPBD juga mengimbau warga Kabupaten Madiun mewaspadai ancaman bencana longsor dan banjir.

Adapun wilayah Kabupaten Madiun yang rawan banjir adalah di Kecamatan Balerejo, Madiun, Wungu, dan Kebonsari. Sedangkan longsor rawan terjadi di wilayah lereng Gunung Wilis, seperti Kecamatan Kare, Gemarang, Dagangan, Saradan, dan Wungu.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya