Sepekan, 3 Rumah di Bojonegoro Terbakar

Ilustrasi Kebakaran (Solopos - Whisnupaksa)
07 Januari 2019 18:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO -- Kebakaran menghanguskan tiga rumah yang dimanfaatkan untuk usaha di Bojonegoro, Jawa Timur, yaitu di Desa Samberan, Kecamatan Kanor, dan Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, dan Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, dalam sepekan terakhir.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno menjelaskan dalam tiga kejadian kebakaran rumah yang dimanfaatkan tempat usaha pemiliknya di tempat berbeda itu tidak menimbulkan korban jiwa.

"Tapi, ada satu warga atas nama Habib, 45, mengalami luka-luka, akibat kena percikan api dalam kejadian kebakaran di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu," katanya di Bojonegoro, Senin (7/1/2019). 

Sesuai data di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, kebakaran melanda sebuah bengkel tambal ban di tepi jalan raya Bojonegoro-Cepu, Jawa Tengah, milik Pamuji, 50, pada 6 Januari 2019.

Kebakaran disebabkan percikan api dari diesel yang dinyalakan dan menyambar bahan bakar minyak yang ada di dekatnya hingga mengakibatkan bengkel itu terbakar.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dengan 12 personel dari Posko Damkar Kecamatan Kota dan Padangan. "Ada satu truk dan tujuh sepeda motor yang ikut terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp256 juta," ucapnya.

Sebelumnya pada 5 Januari 2019, di Desa Sumberarum, Kecamatan Kalitidu, rumah milik Sunarto, 39, yang dimanfaatkan untuk berjualan bakso terbakar.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Damkar di Kecamatan Padangan. "Kebakaran dipicu gas elpiji di gerobak merambat membakar warung yang berfungsi untuk berjualan bakso. Kerugian sekitar Rp15 juta," ucapnya.

Satu kejadian lainnya sebuah rumah beserta toko milik Rohmad, 38, di Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (2/1/2019), nyaris terbakar disebabkan bahan bakar minyak jenis pertalite yang dituangkan di dalam botol tumpah.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Bowo Sasmito menjelaskan kebakaran itu berawal pemiliknya Rohmad menuangkan BBM pertalite dari jerigen dengan memanfaatkan selang ke botol. Rohmad kemudian keluar toko pergi ke sawah, lupa dengan pekerjaan menuangkan BBM ke botol.

"BBM yang dituangkan dengan selang ke dalam botol itu meluber merambat ke perapian hingga mengakibatkan sembako dan sepeda motor di dalam toko terbakar," ucapnya. Diperkirakan, kerugian sekitar Rp20 juta.

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar Pemkab Achmad Adi Winarno menambahkan instansinya akan memberikan pelatihan kepada warga dan petugas keamanan di pertokoan mengenai materi terkait mengantisipasi dan penanganan kebakaran.

"Pelatihan yang akan diberikan sebagai upaya mengantisipasi kejadian kebakaran pemukiman juga pertokoan. Damkar akan mulai memberikan pelatihan Maret," ucapnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara