27 Mahasiswa UMM Ikuti KKN di 7 Negara

Rektor UMM Fauzan (kanan) memberangkatkan peserta KKN ke luar negeri, Sabtu (29/12 - 2018). Foto:Istimewa
03 Januari 2019 02:05 WIB Choirul Anam Madiun Share :

Madiunpos.com, MALANG -- Sebanyak 27 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dikirim ke luar negeri untuk mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) internasional lewat AIESEC (Association for the International Exchange of Students in Economics and Commerce) in UMM.

AIESEC merupakan organisasi internasional di bidang pemberdayaan pemuda yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan dan nilai-nilai perdamaian melalui program exchange atau pengiriman pemuda ke luar negeri.

“Sebanyak  867 mahasiswa  dilepas untuk menjalankan salah satu Tri Dharma Peguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN), “ kata Ketua Divisi KKN UMM Alik Ansyori Alamsyah di Malang, Minggu (30/12/2018).

KKN pada periode ini dibagi menjadi tiga kelompok besar, di antaranya KKN Internasional, KKN Tematik, dan KKN Regular. KKN Internasional diikuti sebanyak 27 mahasiswa yang tersebar di 7 negara. 

“Malaysia sebanyak 7 mahasiswa, Thailand 12 mahasiswa, Kamboja 1 mahasiswa, Nepal 1 mahasiswa, Sri Lanka 4 mahasiswa, Polandia 1 mahasiswa, dan Ukrainia 1 mahasiswa yang diberangkatkan, Sabtu (29/12/2018),” katanya.

Alik Ansyori Alamsyah mengatakan dengan adanya program KKN internasional, kesempatan mahasiswa perguruan tinggi swasta milik Muhammadiyah tersebut untuk merasakan iklim belajar dan pengalaman internasional semakin lebar.

Salah satu mahasiswa program studi Sosiologi yang mengikuti proyek sosial tersebut, Febryani Monita Astuti mengatakan akan melakukan proyek sosial selama enam pekan pada proyek Sawasdee di Thailand.

"Selama enam minggu di sana, saya akan mengerjakan proyek sosial mengajar Basic English untuk siswa sekolah dasar hingga sekolah lanjutan di pedalaman Thailand," kata mahasiswi asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu. Lewat kegiatan tersebut, dia ingin mempelajari kondisi sosial di negara lain. 

Rektor UMM, Fauzan, mengingatkan  mahasiswa  untuk memposisikan sebagai  representasi dari UMM sehingga harus memberikan kesan baik pada masarakat di tempat KKN di luar negeri.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis.com