Pedagang Pasar Legi Ponorogo Tempati Pasar Darurat di Lokasi Ini

Pedagang memasang kerangka kios di pasar darurat di lahan bekas RSUD dr. Harjono di Jl. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo, Rabu (2/1 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
02 Januari 2019 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Sejumlah pedagang Pasar Legi Ponorogo mulai pindah ke pasar darurat di lahan bekas RSUD dr. Harjono di Jl. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo, Rabu (2/1/2019). Ribuan pedagang yang menempati Pasar Legi diberi waktu pindah mulai Rabu hingga Sabtu (5/1/2019).

Pantauan di lokasi pasar darurat, bangunan pasar darurat untuk pedagang Pasar Legi terdiri atas empat blok. Satu blok akan diisi ratusan pedagang. Sejumlah pedagang terlihat sedang mencari jatah los yang diberikan pemerintah.

Beberapa pedagang lainnya juga terlihat sedang mengerjakan kios yang dibuat dari kayu. Ada juga meja tempat berjualan yang sebelumnya di Pasar Legi kemudian diangkut untuk dijadikan tempat berjualan di pasar darurat.

Seorang pedagang Pasar Legi Ponorogo, Jumadi, mengatakan dirinya masih melihat los yang ada di pasar darurat. Dia berencana memindah seluruh barang dagangannya pada Sabtu besok.

"Ini baru melihat saja dan mengangkut meja jualan. Pindah jualannya nanti pas Sabtu. Kan masih ada waktu untuk berjualan di Pasar Legi," kata dia.

Pedagang buah ini menuturkan luas los yang diterimanya di pasar darurat hampir sama dengan luas tempat jualan di Pasar Legi Ponorogo. Seluruh pelanggannya juga telah diberi tahu dirinya pindah di pasar darurat yang lokasinya sekitar 1 km dari Pasar Legi.

Ia mengaku ada beberapa pedagang yang belum mendapatkan los di pasar darurat. Pedagang yang belum mendapatkan los ini karena termasuk pedagang yang baru diusulkan. "Yang belum dapat ada. Mereka pasti dapat tapi belum tahu lokasinya di mana," ujar dia.

Pedagang lainnya, Khoirudin, mengatakan ada seratusan pedagang yang belum mendapatkan jatah los. Dimungkinkan mereka akan membuat los sendiri di lahan kosong di sekitar pasar darurat.

Atas kekurangan los ini, ia menganggap hal wajar karena kondisinya memang darurat. Namun, perlu adanya pemberian lokasi bagi pedagang yang belum mendapatkan los.

Para pedagang Pasar Legi ini direlokasi ke pasar darurat karena Pasar Legi pada pekan depan sudah mulai proses pengerjaan. Untuk itu, seluruh toko dan los di Pasar Legi ditutup dan pindah ke pasar darurat. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya