Piknik Tahun Baru, Ayah dan 2 Anak Meninggal Tenggelam di Trenggalek

Petugas dibantu warga mengevakuasi korban tenggelam yang masih satu keluarga di objek wisata rintisan Jurug Gue, Trenggalek, Selasa (1/1 - 2019). (Antara/Ist)
02 Januari 2019 12:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TRENGGALEK -- Seorang ayah asal Trenggalek, Jawa Timur,  beserta dua anaknya yang masih belia meninggal dunia setelah tenggelam di telaga air terjun Jurug Gue di Desa Mlinjon, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Selasa (1/1/2018) siang.

Arinda, 11, dan Faiz, 10, ikut terseret tenggelam bersama ayah mereka, Joko Susapto, 36, yang terpeleset jatuh ke dasar telaga air terjun Jurug Gue. Ketiganya dilaporkan tak bernyawa setelah beberapa lama dilakukan upaya pertolongan dengan cara penyelaman.

Sementara istri Joko Susapto yang panik, Dumani, 36, nyaris ikut tenggelam bersama dua anak balita kembar siam Kalista dan Kalia yang umur 2 tahun dan masih dalam gendongan. Namun mereka berhasil ditolong pengunjung lainnya.

Kondisi istri korban dan dua anak kembar itu kritis dan mendapat perawatan intensif di RSUD dr. Soedomo, Trenggalek.

"Korban meninggal maupun yang kritis sudah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk korban meninggal kami lakukan visum luar," kata Kapolsek Suruh AKP Yasir saat dimintai konfirmasi seusai proses evakuasi.

Yasir memaparkan Joko Susapto beserta istri dan empat anak mereka naik sepeda motor Honda Astrea Grand Nopol AG 3325 YH dari rumah di Desa Sumberingin, Kecamatan Trenggalek, untuk mengisi liburan tahun baru.

Tiba di lokasi wisata rintisan Jurug Gue sekitar pukul 08.00 WIB, ujar Yasir, mereka bermain air cukup lama hingga siang hari pukul 14.00 WIB. Peristiwa nahas terjadi saat anak-anak Joko Susapto sudah merasa cukup bermain air di telaga jurug. Saat Joko Susapto mau mentas, kakinya yang menginjak batu tepi telaga terpeleset hingga jatuh tenggelam.

Joko Susapto yang tidak bisa berenang berusaha menggapai ke permukaan. Arinda dan Faiz yang melihat bapak mereka meronta di tepi telaga spontan berusaha meraih tangan sang ayah.

Tragism kedua bocah malang itu justru ikut tertarik ke telaga dan tenggelam. Si ibu yang panik, dalam kondisi menggendong dua anak balita kembar, kemudian ikut berusaha menolong suami dan dua anaknya yang tenggelam tadi dengan masuk ke dalam telaga.

"Ketika menyelam sang ibu berteriak minta tolong dan kami pun bergegas ke lokasi untuk menolongnya," katanya.

Namun, saat itu juga warga hanya bisa menyelamatkan sang ibu dan kedua anak balita kembar yang masih dalam gendongan. Sedangkan beberapa menit berselang, ayah dan dua anaknya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Setelah berhasil dievakuasi semuanya langsung dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek, baik yang selamat maupun yang meninggal," ujar Kapolsek Yasir.

Dia memastikan berdasar hasil olah tempat kejadian perkara maupun hasil visum, kematian ketiga korban murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara