Pedagang Pasar Legi Ponorogo Diberi Waktu 4 Hari untuk Pindah ke Pasar Darurat

Alat berat digunakan untuk menata lahan bekas RSUD dr. Harjono yang nantinya akan digunakan untuk relokasi pedagang Pasar Legi Ponorogo, Selasa (4/12/2018). (Istimewa - Pemkab Ponorogo)
02 Januari 2019 09:40 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Relokasi pedagang Pasar Legi Ponorogo ke pasar sementara di lahan bekas RSUD dr. Harjono akan dilaksanakan selama empat hari, Rabu-Sabtu (2-5/1/2019). Pemindahan pedagang harus segera dilakukan karena mulai tanggal 6 Januari 2019 pembangunan Pasar Legi Ponorog sudah mulai dikerjakan. 

Proses relokasi pedagang Pasar Legi ini direcanakan dilakukan pada Senin (31/12/2018) kemudian ditunda karena pada saat perayaan tahun baru biasanya arus lalu lintas padat. 

"Ditunda. Karena saat tahun baru jalannya bakal padat sekali. Bisa menghambat pengangkutan," kata Kabid Penataan Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ponorogo, Fitri Nurcahyo dalam siaran pers yang dikutip Madiunpos.com, Selasa (1/1/2019).

Fitri menuturkan untuk bangunan pasar sementara saat ini sudah siap digunakan. Seluruh bagian bangunan sudah jadi dan sudah bisa ditempati. 

Untuk pembagian lokasi pedagang juga telah ditentukan. Para pedagang juga telah mendapatkan bagiam los masing-masing. 

Para pedagang Pasar Legi diharapkan bisa memanfaatkan waktu empat hari ini untuk memindahkan barang dagangan ke pasar sementara. Hal ini karena pada Minggu (6/1/2019), Pasar Legi sudah harus ditutup untuk memulai pekerjaan pembangunan. 

Lebih lanjut, Fitri menuturkan pedagang diminta tidak keberatan dengan kios-kios yang saling berhimpitan. Karena memang keterbatasan lahan di pasar sementara. 

“Namanya juga pasar darurat jadi ya tidak bisa leluasa seperti pasar betulan. Mohon semua maklum. Dagangannya yang sebagian mungkin bisa dibawa ke rumah masing-masing dulu,” kata dia.