3 Motor Kecelakaan Karambol di Ponorogo, 1 Orang Tewas, 3 Terluka

Polisi menggelar olah TKP kecelakaan karambol di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri Km 9 atau di simpang tiga Bantarangin, Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Selasa (11/12 - 2018). (Istimewa/Polres Ponorogo)
11 Desember 2018 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang pemuda meninggal dunia dalam kecelakaan karambol di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri Km 9 atau di simpang tiga Bantarangin, Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/12/2018) pagi.

Selain satu orang meninggal dunia, dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan bermotor itu juga membuat tiga orang lainnya terluka.

Korban meninggal dunia atas nama Rudi Irawan, 19, warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo. Sedangkan identitas korban luka-luka yaitu Eka Liawati dan Darikem, keduanya warga Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Sedangkan satu korban lagi Imam Rofii, 33, warga Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

"Benar tadi pagi telah terjadi kecelakaan karambol yang melibatkan tiga sepeda motor di Jalan Ponorogo-Wonogiri Km 9," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, saat dihubungi madiunpos.com, Selasa.

Ketiga sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah sepeda motor Honda CB150 berpelat nomor AE 6495 ER yang dikendarai Rudi Irawan, sepeda motor Honda Vario AE 5872 VS yang dikendarai Eka Liawati dan berboncengan dengan Darikem, dan sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AA 3058 OT yang dikendarai Agus Tap dan berboncengan dengan Imam Rofii.

Badri menuturkan peristiwa kecelakaan karambol di Ponorogo berawal saat sepeda motor CB150 yang dikendarai Rudi Irawan melaju dengan kecepatan 60 km/jam dari arah barat ke timur yang akan mendahului sepeda motor Vario AE 5872 VS yang berada di depannya. Sewaktu mendahului, sepeda motor CB150 itu menyerempet bagian kanan sepeda motor Vario yang dikendarai Eka Liawati.

Sepeda motor yang dikendarai Rudi Irawan itupun oleng ke kanan dan melaju di jalur lawan arah. Pada saat yang sama, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Agus Tap melaju dengan kecepatan sekitar 50 km/jam dari arah berlawanan. Hingga akhirnya sepeda motor CB150 dan Honda Beat itu pun bertabrakan.

Pengendara kedua sepeda motor itu pun terpental dari sepeda motor yang mereka kendarai. Pengendara sepeda motor CB150 Rudi Irawan mengalami luka di bagian belakang pecah, tangan kanan dan kiri lecet, kaki kanan dan kiri luka, dan pemuda itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan pengendara lainnya Eka Liawati, Darikem, dan Imam Rofii mengalami luka ringan. Sedangkan untuk pengendara Honda Beat, Agus Tap, tidak mengalami luka-luka.

"Dari hasil olah TKP disebutkan kecelakaan ini disebabkan dari pengendara sepeda motor CB150 tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas saat mendahului kendaraan di depannya. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," jelas Badri. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya