Kejari Kabupaten Madiun Dapat Hadiah 2 Pecut di Hari Antikorupsi

Koordinator Wahana Komunikasi Rakyat (WKR) memberikan dua pecut kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun sebagai hadiah Hari Antikorupsi, Senin (10/12 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
10 Desember 2018 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sejumlah orang dari LSM Wahana Komunikasi Rakyat (WKR) memberikan dua pecut kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Senin (10/12/2018). Pemberian pecut ini sebagai hadiah pada peringatan Hari Anti-Korupsi Nasional.

Pemberian pecut ini juga menjadi sebuah sindiran bagi Kejari Kabupaten Madiun yang belum menahan dua pejabat Pemkab Madiun yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana sampah senilai Rp2 miliar.

Koordinator LSM Wahana Komunikasi Rakyat, Budi Santoso, mengatakan kedatangannya ke Kejari juga untuk mempertanyakan penanganan kasus korupsi pengelolaan dana sampah karena sampai saat ini kedua tersangka belum ditahan.

Padahal, tambah dia, penetapan dua tersangka yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bambang Brasianto dan Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Domestik, Priono Susilo Hadi, dilakukan kejaksaan pada September 2018.

"Kejaksaan kok tidak seperti dahulu. Dulu setelah penetapan tersangka dalam waktu yang tidak lama, langsung ditahan. Untuk kasus ini kok ada yang beda," kata dia kepada wartawan seusai menemui Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Senin siang.

Saat mendatangi kejaksaan, Budi membawa dua pecut dan dua kaus antikorupsi dan memberikannya kepada Kepala Kejari.

Pada peringatan Hari Antikorupsi ini, dia berharap Kejari Kabupaten Madiun memiliki nyali untuk menahan dua tersangka kasus korupsi tersebut. "Jadi pecut ini diharap bisa melecut kinerja kejaksaan," ujar Budi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Sugeng Sumarno, mengatakan pemberian dua pecut tersebut sebagai motivasi bagi penyidik untuk menuntaskan penanganan kasus korupsi.  "Kami sudah jelaskan mengapa dua tersangka tidak ditahan," ujar Sugeng.

Dia menambahkan Bambang Brasianto tidak ditahan karena sakit. Sedangkan Priono tidak ditahan karena Bambang juga tidak ditahan. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya