Pramugari Lion Air Asal Madiun Alfiani Didoakan Syahid

Pramugari Lion Air bersama ratusan orang mengiring jenazah Alfiani ke permakaman Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/11 - 2018) siang. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
14 November 2018 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sejumlah pramugari maskapai penerbangan Lion Air melepas kepergian rekan seprofesi mereka, Alfiani Hidayatul Solikah, ke peristirahatan terakhir di tempat pemakaman umum Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/11/2018) siang.

Alfiani merupakan salah satu korban dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada akhir Oktober 2018 lalu. Jenazah Alfiani tiba di rumah duka, Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Sejumlah pramugari Lion Air yang memberi penghormatan terakhir kepada Alfiani itu mengenakan seragam khas maskapai tersebut. Salah satu pramugari memegang foto Alfiani dan mengiringkan jenazah ke pemakaman.

Sanak, tetangga, dan teman Alfiani melepas kepergian perempuan yang baru tiga bulan bekerja di maskapai penerbangan Lion Air itu dengan isak tangis. Puluhan orang yang berada di rumah Alfiani terlihat menyeka air mata.

Sebelum jenazah diberangkatkan ke permakaman, Kepala Desa Mojorejo, Mustakim, menyampaikan ucapan terima kasih atas doa seluruh warga sehingga jenazah Alfiani ditemukan dalam pencarian. Dia meyakini anak semata wayang pasangan Sukartini dan Slamet itu meninggal dalam kondisi syahid.

Keyakinannya itu berdasar dari Alfiani meninggal saat bertugas sebagai pramugari yang mengantar banyak orang. "Insyallah almarhum masuk kategori syuhada dan mati sahid. Alfiani berjuang mengantar banyak orang dengan tujuan baik," kata Mustakim. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya