KPU Tulungagung Tetapkan 863.321 Pemilih Masuk DPT Perbaikan

Ilustrasi Logo KPU.
14 November 2018 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua (DPTHP-2) Pemilu 2019 untuk Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, ditetapkan sebanyak 863.321 pemilih. Hal itu terungkap dalam rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung, Senin (12/11/2018).

"Rinciannya untuk pemilih laki-laki 428.772 pemilih, sedangkan untuk perempuan sebanyak 434.549 pemilih, sehingga total DPT adalah 863.321 pemilih," kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno di Tulungagung, Senin.

Dari jumlah itu, tercatat ada pemilih baru sekitar 10.727 orang. Perinciannya, pemilih laki-laki sebanyak 5.158 orang, dan pemilih perempuan sebanyak 5.569 orang. Seluruh pemilih baru yang terdata dalam DPTHP-1 dan 2 itu sudah dimasukkan dalam DPT Pemilu 2019.

Mereka ada yang tercatat sebagai pemilih pemula, pemilih pendatang dan ada pula pemilih yang terlewat saat penetapan daftar pemilih sementara. "Tetapi mayoritas adalah pemilih pemula yang sebelumnya belum terdaftar," kata Suprihno.

Sebelumnya, lanjut Suprihno, KPU Tulungagung telah menetapkan DPTHP-1 sebanyak 856.153 pemilih. Namun setelah itu ada masukan kepada pihak KPU terkait data daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP-4) non-DPT.

Data tersebut oleh KPU dicocokkan dengan DPT, dan diketemukan ada sisa sekitar 70.000 pemilih yang tidak ada dalam DPT. Atas temuan itu, kemudian dilakukan verifikasi dan pencocokan penelitian (coklit) terbatas melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Jadi PPK dan PPS melakukan coklit ulang terhadap pemilih yang tidak ada di dalam DPT. Namun, sebagian besar sudah masuk, kemudian sebagian besar sudah meninggal. Karena DP4 yang dikirim kepada KPU itu data Desember 2017," katanya.

Suprihno menambahkan, dari hasil coklit yang dilakukannya diketahui ada pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 3.559 pemilih, meliputi pemilih laki-laki yang TMS sebanyak 1.783 pemilih, dan pemilih perempuan yang TMS sebanyak 1.776 pemilih.

"Pemilih TMS itu dikarenakan pemilih sudah meninggal dunia, atau pemilih karena ganda dimana pemilih ganda itu kita hapus namanya untuk TMS," katanya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara