Calon Mahasiswa Baru Unair Ikuti Tes Dulu Baru Pilih Jurusan

Prof. Nasih. (Bisnis/Istimewa)
24 Oktober 2018 00:05 WIB Choirul Anam Madiun Share :

Madiunpos.com, MALANG — Penerimaan mahasiswa baru Universitas Airlangga (Unair) 2019 tetap melalui tiga jalur, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri.

Kuota penerimaan mahasiswa baru juga tak beda dibandingkan tahun 2018, yakni SNMPTN  minimal 20%, jalur SBMPTN 40%, dan jalur seleksi mandiri maksimal 30% setelah ada aturan SBMPTN yang baru.

Rektor Unair Profesor Nasih mengatakan pada prinsipnya aturan mengenai proses seleksi antara 2018 dengan 2019 tidak jauh beda. 

“Hanya saja, untuk Jalur Seleksi SBMPTN 2019 hanya menggunakan satu metode tes, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tidak ada lagi tes yang menggunakan kertas,” katanya dalam keterangan resminya, Senin (22/10/2018).

Tahun ini, tambah dia, calon mahasiswa yang akan melamar diberikan kesempatan untuk mengikuti tes terlebih dahulu. Tes yang dilakukan di awal ini akan dibagi ke dalam berbagai gelombang dengan waktu yang sama.

Dia menyebut kemungkinan akan ada dua belas kali tes dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan setiap hari Sabtu dan Minggu. Dengan demikian, tidak akan ada pengumpulan massa dalam waktu yang bersamaan seperti pada tes masuk perguruan tinggi negeri sebelumnya.

Baru setelah ujian, peserta memasuki tahap selanjutnya dengan memilih jurusan yang ingin dimasuki.  Dengan demikian, calon mahasiswa bisa mengukur hasil nilai dengan program studi yang akan dipilih.

Untuk seleksi diploma 4 dan diploma 3 semua akan masuk pada jalur seleksi mandiri yang dilaksanakan oleh universitas.

Mengenai lokasi ujian, dia yakinkan, sama, yakni dilaksanakan di seluruh PTN di Indonesia. Namun pada 2019 tidak ada sistem Panitia Lokal lagi, semua akan terpusat oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Hal itu mengacu kebijakan baru Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemrsitekdikti)  terkait Seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019. Kebijakan itu terkait proses seleksi yang berstandar nasional dengan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efesien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya