Penghargaan PBB Palsu, Ipda Rochmat Pilih Lakukan Ini Ketimbang Laporkan Pelaku

Rochmat Tri Marwoto (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
19 Oktober 2018 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Anggota Brimob Polda Jawa Timur Ipda Rochmat Tri Marwoto mengaku tak akan melaporkan Lexy Leodewyk Pasulatan yang sebelumnya sempat memberikan penghargaan kepadanya atas nama United Nations Information Centre (UNIC).

Bahkan, Ipda Rochmat mengatakan daripada pihak kepolisian meributkan hal ini, lebih baik berfokus untuk menangani kejahatan. Misalnya, terkait koruptor yang banyak mengemplang uang rakyat.

"Begini, karena saya pribadi cari kedamaian saja, karena di luar sana koruptor miliaran yang mengganggu masyarakat masih banyak," ujar Ipda Rochmat Tri Marwoto, Kamis (18/10/2018).

Diberitakan, UNIC perwakilan Indonesia menyatakan penghargaan yang diserahkan kepada Ipda Rochmat Tri Marwoto bukan penghargaan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau organisasi di bawahnya.

Pernyataan ini merespons atas adanya seseorang yang mengaku sebagai anggota dari UNIC yang memberikan penghargaan kepada Ipda Rochmat. Ipda Rochmat diberi penghargaan atas karya sosial yang dilakukan yaitu merawat 79 anak yatim dan duafa di rumahnya di Jiwan, Kabupaten Madiun.

Lebih lanjut, Rochmat Tri Marwoto menegaskan baginya penghargaan itu hal sepele. Ipda Rochmat mengaku akan lebih berfokus pada kesejahteraan 79 anak asuhnya. Juga, melakukan kinerjanya sebagai aparat untuk memberantas penjahat.

"Kok hal sepele dibesarin-besarin, yang penting anak saya bisa sejahtera damai. Mending saya nangkapin koruptor dan penjahat di bumi ini aja, sudah," tutur Rochmat Tri Marwoto.

Ditanya bagaimana perasaannya, Ipda Rochmat mengatakan dirinya tak bersedih atau kecewa. Karena penghargaan itu bukan merupakan kemauannya. Rochmat menegaskan akan tetap membina dan mengasuh anak didiknya.

Sebelumnya Ipda Rohmat Tri Marwoto menerima penghargaan dari Lexy Leodewyk Pasulatan yang mengaku perwakilan UNIC di Kabupaten Madiun Senin (15/10/2018) atas dedikasinya di bidang sosial yakni peduli pada anak yatim.

Sementara itu, Polda Jawa Timur menyatakan akan melakukan penyelidikan kepada Lexy Leodewyk Pasulatan, oknum yang mengaku dari UNIC dan memberi penghargaan palsu kepada Ipda Rochmat Tri Marwoto.

"Apa yang dilakukan oleh Ipda Rochmat memberikan inspirasi yang luar biasa pada anggota Polri lainnya. Anak-anak yang telantar ini adalah marwah daripada kepolisian yang mana memang melayani. Bagi saya penghargaan itu memang tidak penting, tetapi memang ada pertanyaan yang harus kita jawab dan harus kita selidiki," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Kamis.

Barung mengatakan penghargaan palsu tu memang bukanlah sesuatu yang genting. Karena tugas kepolisian memang melayani mengayomi dan melindungi masyarakat. Namun pihaknya tetap akan menyelidiki soal penghargaan itu.

"Akan kita jawab bahwa kepolisian khususnya Polda Jawa Timur, tentunya akan melakukan pengecekan juga tetap yang terpenting bagi kita adalah bagaimana tugas-tugas kepolisian. Apa yang dilakukan Ipda Rochmat ini tetap kita support," tutur dia.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara