1 Lowongan CPNS Pemkot Madiun Diperebutkan 17 Orang

Ilustrasi tes CAT CPNS (Setkab.go.id)
16 Oktober 2018 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun sampai pendaftaran berakhir mencapai 3.537 pelamar. Namun, dari ribuan pendaftar itu tidak ada satu pun melamar lowongan formasi khusus untuk penyandang disabilitas.

Sehingga dipastikan dua lowongan CPNS di Pemkot Madiun yang merupakan formasi khusus untuk disabilitas akan kosong. 

Kepala Bidang Formasi dan Administrasi Karier Pegawai BKD Kota Madiun, Joedhi Riandono, mengatakan sampai batas akhir pendaftaran CPNS di Pemkot Madiun ada sebanyak 3.537 orang mendaftar melalui website sscn.bkn.go.id. Dari jumlah itu, 2.697 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Namun, sampai saat ini masih ada sekitar 300 berkas pelamar yang belum diverifikasi. Data tersebut kemungkinan masih bisa berubah karena server yang ada di pusat sedikit lambat.

Joedhi menuturkan dari sekitar 3.000 pelamar itu akan memperebutkan 174 formasi CPNS di Kota Madiun. Sehingga rata-rata satu formasi akan diperebutkan sekitar 17 orang.

Dia menyayangkan dari 174 lowongan CPNS jatah Kota Madiun ada dua formasi yang tidak ada pelamarnya. Dua formasi itu memang khusus bagi pendaftar penyandang disabilitas. Sedangkan untuk formasi umum dan formasi cumlaude semua sudah terisi.

"Ada dua formasi yang kosong. Jadi yang diperebutkan hanya 172 formasi saja," kata dia kepada wartawan, Selasa (16/10/2018).

Lebih lanjut, dia menyampaikan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dilaksanakan sebanyak lima sif dalam satu hari. Kota Madiun dimungkinkan pelaksanaan SKD akan dilaksanakan dua hari.

Pelaksanaan SKD bertempat di Asrama Haji Kota Madiun bersama daerah lain seperti Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan.

"Pakai aula Asrama Haji karena telah memenuhi standar dan server juga harus berada dalam satu ruang atau tidak dipisah," terang dia.

BKD Madiun saat ini masih menyiapkan fasilitas penunjang untuk pelaksanaan tes CPNS itu seperti scan barcode, metal detector, kamera CCTV, dan lainnya. Pelaksanaan tes CPNS itu harus steril. Dan nantinya petugas diperbolehkan masuk hanya dari BKD Jatim.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya